Lonjakan Penumpang Commuter Line Bandung Raya pada H+4 Lebaran 2026
Selasa, 24 Mar 2026, 23:40 WIBBandung - PT KAI Commuter mencatat lonjakan jumlah penumpang Commuter Line di Area 2 Bandung pada H+4 Idul Fitri, yang dipicu percampuran arus pengguna musiman Lebaran dan pekerja kantoran yang mulai kembali beraktivitas pada Selasa.
Hal tersebut terlihat di Stasiun Bandung Selatan, di mana ratusan penumpang menumpuk di area tunggu dan luar bangunan stasiun, bahkan di antaranya ada yang rebahan dan duduk di lantai untuk menunggu kereta lokal relasi Padalarang-Cicalengka dan Purwakarta-Garut.
Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda dalam pesan singkatnya di Bandung, Selasa, membeberkan data per Selasa petang, sebanyak 71.184 orang memanfaatkan rangkaian Commuter Line di Area 2 Bandung.
Secara total, kata Karina, volume penumpang Commuter Line Bandung Raya sepanjang periode Angkutan Lebaran 11â23 Maret 2026 mencapai 844.591 orang, yang kemungkinan akan bertambah seiring waktu karena perhitungan pada Selasa ini belum rampung.
"Memasuki hari keempat Lebaran ini, kami melihat adanya pergerakan pengguna yang signifikan di Area 2 Bandung. Selain masyarakat yang masih memanfaatkan waktu libur untuk silaturahmi atau tamasya, sebagian warga sudah mulai kembali beraktivitas normal seperti bekerja," ujar Karina.
Dia menyatakan pihaknya kini fokus mengoptimalkan layanan pada jam sibuk pagi (05.00â08.00 WIB) dan sore hari untuk mengakomodasi dua segmen pengguna tersebut.
Berdasarkan data kumulatif dari KCI, Stasiun Bandung menjadi titik terpadat dengan 113.414 pengguna, diikuti Stasiun Cikarang sebanyak 95.078 orang, dan Stasiun Cicalengka dengan 84.447 orang.
Guna menjaga kelancaran, KAI Commuter mengoperasikan penuh 57 perjalanan setiap harinya, mencakup rute kereta Bandung Raya, Garut, Walahar, hingga Jatiluhur.
Namun, di tengah kepadatan yang ekstrem ini, Karina memberikan peringatan keras terkait aturan barang bawaan untuk menjaga ruang gerak di dalam kereta.
"KAI Commuter mengingatkan seluruh pengguna untuk mematuhi aturan barang bawaan. Dimensi maksimal adalah 40 cm x 30 cm x 100 cm dengan berat maksimal 20 kilogram. Ini penting demi menjaga kenyamanan bersama di tengah kondisi kereta yang padat," ujarnya.
Petugas di stasiun-stasiun ujung seperti Cicalengka dan Padalarang, tambah dia, mengetatkan pengawasan barang bawaan, termasuk melarang masuknya hewan peliharaan atau barang berbau menyengat yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain saat jam sibuk.
- Lebaran 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pelabuhan Tanjung Priok Melayani 31.059 Penumpang Arus Mudik dan Arus Balik
-
Transjakarta Siapkan Layanan Malam di Stasiun Senen dan Pulo Gebang Saat Arus Balik Mudik
-
IHSG Menguat di Detik-Detik Terakhir Perdagangan Tahun Ini
-
Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini yang Meroket
-
Hasil Liga Jerman: Borussia Dortmund Dekati Bayern Muenchen Usai Pesta Empat Gol ke Gawang Mainz
-
Mewaspadai Produk Makanan Dan Minuman Kedaluwarsa Menjelang Lebaran
-
Kemenag: Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 Digelar 19 Maret, Gandeng BMKG dan BRIN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.