- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kisah Tujuh Anjing yang Lo...
Kisah Tujuh Anjing yang Lolos dari Penculikan dan Berjalan Pulang Lebih dari 17 Km ke Rumah
Selasa, 24 Mar 2026, 17:35 WIBBEIJING - Dalam sebuah kejadian yang terasa seperti adegan dalam film, tujuh anjing di Tiongkok melakukan "pelarian besar" yang ajaib setelah diduga diculik oleh pencuri yang bekerja untuk sebuah toko daging. Kelompok anjing tersebut, yang diculik dari rumah mereka dan ditakdirkan untuk menghadapi nasib buruk, berhasil mengakali para penculik mereka dan menempuh perjalanan panjang kembali ke tempat aman.Â
Dari The Hindustan Times, sebuah video yang menampilkan seekor corgi memimpin kawanan, dengan anjing-anjing lain, termasuk seekor anjing gembala Jerman, mengikutinya, telah menjadi viral di media sosial.
Seseorang bernama Lu merekam kejadian tersebut di sepanjang jalan raya yang ramai di Changchun, Tiongkok, seperti dilaporkan oleh South China Morning Post (SCMP). Saat merekam video, Lu berusaha mengarahkan anjing-anjing itu ke tempat aman, tetapi kelompok anjing tersebut tetap berada di jalur mereka. Ia kemudian membagikan video tersebut di platform media sosial Tiongkok, Douyin, dan mendesak pihak berwenang setempat untuk membantu.
âMereka lebih mirip sekelompok saudara kecil yang sedang dalam kesulitan, bergerak serempak â sama sekali tidak seperti anjing liar,â katanya kepada media setempat.
Apa makna video itu?
Dalam video tersebut, anjing-anjing terlihat berjalan bersama di pinggir jalan. Seekor corgi, yang biasanya terlihat di depan kelompok, terus menoleh ke belakang. Seekor anjing gembala Jerman lainnya berjalan pincang di belakang, tetapi kelompok itu menunggu anjing tersebut untuk menyusul.
Selain anjing jenis corgi dan German shepherd, kelompok tersebut juga memiliki anjing jenis Golden Retriever, Labrador, dan Pekingese.
Menurut organisasi lokal Bitter Coffee Stray Dog Base, anjing-anjing tersebut kemungkinan berasal dari desa yang sama, lapor SCMP. Organisasi tersebut menduga bahwa sangat mungkin hewan-hewan itu berkeliaran bebas bersama dan dengan demikian telah menjalin persahabatan yang kuat.
Setelah video tersebut viral, organisasi tersebut mengerahkan drone untuk melacak anjing-anjing itu dan membantu mereka kembali ke rumah dengan selamat.
Meskipun tidak jelas bagaimana anjing-anjing itu melarikan diri, seorang sukarelawan mengklaim bahwa mereka mungkin melarikan diri dari sebuah truk ketika dicuri dan diangkut oleh individu yang mengoperasikan toko daging anjing. Lu melihat kelompok anjing itu ketika mereka berada sekitar 17 kilometer dari desa mereka.
Kabar baiknya adalah anjing-anjing itu akhirnya kembali kepada pemiliknya. â Kami sangat beruntung mereka kembali, tidak dimakan,â kata pemilik seekor anjing gembala Jerman dan seekor Golden Retriever dari kelompok tersebut kepada media lokal. Pemilik lain memuji kecerdasan dan keberanian anjing corgi mereka.
Apakah mengonsumsi daging anjing legal di Tiongkok?
Meskipun hukum Tiongkok tidak secara eksplisit melarang konsumsi daging anjing, Shenzhen melarang penjualan daging anjing dan kucing pada tahun 2020. Terlepas dari kontroversi mengenai masalah ini, beberapa restoran menjual daging anjing, terutama selama musim dingin.
Reaksi media sosial
Seseorang berkomentar, âSementara itu, manusia tersesat meskipun menggunakan Google Maps, tangki bensin penuh, dan masih menghubungi AAA. Tapi seekor corgi memimpin 6 temannya sejauh 17 km melalui jalan raya seolah-olah itu bukan apa-apa. Kita benar-benar spesies yang lebih rendah di dunia ini.â Yang lain menambahkan, âTujuh anjing. 17 km. Dipimpin oleh seekor corgi. Ini bukan hanya cerita tentang hewan yang menemukan jalan pulang; ini tentang kesetiaan, kepemimpinan, dan hati yang tulus pada empat kaki. Bayangkan diculik, ketakutan, dan masih melakukan perjalanan bersama untuk kembali kepada orang-orang yang mencintai Anda. Sementara itu, manusia tersesat di lingkungan mereka sendiri. Keberanian, koordinasi, ikatan⦠ini level selanjutnya. Seseorang tolong beri corgi itu medali.â
Yang ketiga menyatakan, âIni adalah contoh luar biasa dari kecerdasan hewan. Menavigasi jalan raya dan ladang untuk kembali kepada pemiliknya bukanlah tugas yang mudah bagi sekelompok hewan peliharaan.â Yang keempat menulis, âAnjing adalah segalanya. Lebih baik daripada manusia dalam banyak hal.â
Berdasarkan hukum Tiongkok, pencurian anjing merupakan tindak pidana. Hukuman yang dijatuhkan meliputi denda atau bahkan penjara, tergantung pada nilai hewan tersebut.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Yunani Minta Bantuan Uni Eropa Perangi Kebakaran Hutan
-
Thomas Partey Masih Negosiasi dengan Arsenal, Barcelona Siap Bajak Secara Gratis
-
Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Kementerian PU Mulai Pengeboran 24 Titik Sumur di Aceh Tamiang
-
Adrien Brody, Pemenang Aktor Terbaik Oscar 2025 dalam Film 'The Brutalist'
-
Seorang Penumpang dalam penerbangan dari Indonesia ke Hong Kong Ditangkap karena Dugaan Pencurian
-
Museum Louvre Paris Kebobolan, Dalam 7 Menit Tim Profesional Curi Perhiasan 'Tak Ternilai'
-
Enam Punggawa Persija Jakarta Inti Tim U-17 Lolos ke Piada Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.