Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayawijaya Kembangkan Persawahan Masif demi Ketahanan Pangan Papua

📅 Minggu, 22 Mar 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayawijaya Kembangkan Persawahan Masif demi Ketahanan Pangan Papua Doc: Antara
Ket. Bupati Jayawijaya Atenius Murib berjalan di tengah ladang persawahan padi di Distrik Hubukiak, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Wamena - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan mendorong pembukaan lahan persawahan di daerah setempat guna menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib dalam keterangan di Wamena, Minggu (22/3), mengatakan untuk kebutuhan beras di Jayawijaya, pihaknya mendorong upaya secara masif untuk membuka lahan persawahan.

“Kita berupaya nanti akan secara masif membuka persawahan di Kabupaten Jayawijaya, ini untuk mencukupi ataupun sebagai ketahanan pangan di Papua Pegunungan,” katanya.

Ia melakukan panen padi di Distrik Hubukiak.

Menurut dia, ketika program tersebut berhasil maka pemerintah daerah akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat agar dapat menjalin kerja sama dengan pihak Bulog.

“Jadi Bulog tidak perlu datangkan beras dari luar, jadi hasil dari kelompok tani yang ada di Jayawijaya ini Bulog yang beli, dan Bulog yang salurkan kepada masyarakat sehingga ekonomi berputar,” ujarnya.

Dia menjelaskan saat ini jumlah produksi beras di Jayawijaya masih terbatas sehingga sebagian beras masih didatangkan dari luar.

“Tahun 2024 produksi beras 320 ton yang dihasilkan, itu belum kami dari pemerintah lakukan secara masif atau optimal,” katanya.

Dia menambahkan untuk melaksanakan Astacita Presiden dalam mewujudkan ketahanan pangan di Jayawijaya, pada umumnya perlu dilakukan pengembangan lahan pertanian padi secara masif.

“Saat ini sudah ada dua mesin yang didatangkan dan separuh masih diperjalanan. Itu kita inventariskan, jadi kalau ada kelompok tani yang mau kerja secara besar akan dibantu dengan alat tersebut,” ujarnya.

Dia memastikan untuk mesin kecil pengolahan padi pihaknya akan berupaya melengkapi di setiap kelompok tani.

“Di sini sudah ada tiga dan tempat lain pun akan kita akan penuhi juga untuk membantu meningkatkan produktifitas padi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.