Mensesneg Sebut Wacana WFH Tak Terkait dengan Ketersediaan Stok BBM

Minggu, 22 Mar 2026, 20:30 WIB

JAKARTA – Wacana penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH) dipastikan tidak terkait dengan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM). Demikian ditegaskan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (21/3).

Menurut dia, stok BBM nasional hingga saat ini tetap terkendali di tengah ketegangan yang terjadi di wilayah Timur Tengah.

Ket. Foto: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (tengah) — Sumber: RRI/Josua Sihombing

“Insyaallah pasokan BBM di dalam negeri tidak ada masalah, jadi tidak ada kaitannya dengan wacana WFH,” ucap dia.

Namun demikian, Mensesneg mengungkapkan eskalasi konflik yang berpengaruh pada geopolitik global harus menjadi momentum dalam penerapan penghematan. Salah satu cara yang efektif, lanjut dia, adalah menerapkan kebijakan WFH.

“Kami ingin hal ini menjadi momentum untuk mengkoreksi, memperbaiki, dan mengefisienkan diri,” ujar dia. “Salah satunya dengan pemberlakuan work from home.”

Prasetyo meengatakan Presiden Prabowo Subianto mewacanakan penerapan WFH dengan memperhatikan situasi geopolitik global saat ini, Menurut dia, selanjutnya pemerintah tengah mengkaji mekanisme kebijakan tersebut.

"Kami mulai menyadari bahwa semua harus bersama-sama mengefisienkan diri," ujarnya. Mengenai kapan kebijakan WFH aakan keluar, Prasetyo menegaskan sesegera mungkin akan disampaikan kepada masyarakat. ils/i-1

  • WFH
  • mensesneg

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.