Terima Audiensi Pengusaha AS, Badan POM Tegaskan Terus Pangkas Regulasi

Sabtu, 21 Mar 2026, 19:45 WIB

JAKARTA-Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar menegaskan bahwa BPOM terus melakukan berbagai reformasi regulasi untuk mempercepat proses layanan sekaligus meningkatkan kepastian bagi pelaku usaha. 

“Kalau kita percepat (evaluasi izin edar obat) dari 300 hari menjadi 90 hari, banyak biaya yang sebelumnya tidak perlu, bisa diefisiensikan. Bagi industri, waktu menunggu itu adalah cost yang besar,” ujar Taruna Ikrar saat menerima audiensi American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham Indonesia) Kantor BPOM beberapa waktu lalu.

Ket. Foto: Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar (kanan) saat menerima audiensi American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham Indonesia) Kantor BPOM di Jakarta belum lama ini — Sumber: pom.go.id

Selain percepatan evaluasi obat, BPOM juga terus meningkatkan efisiensi layanan lain, termasuk percepatan penerbitan Surat Keterangan Impor (SKI) untuk memperlancar arus logistik dan mendukung kelancaran kegiatan usaha. “Total revenue dari industri obat dan makanan sangat besar. Oleh karena itu, kami ingin memastikan BPOM juga dapat berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui regulasi yang efisien dan kondusif bagi investasi,” jelas Taruna Ikrar.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPOM juga menyinggung kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam konteks Agreement on Reciprocal Trade (ART). BPOM menjelaskan bahwa kerja sama tersebut tidak mengurangi kewenangan nasional dalam pengawasan obat dan makanan, melainkan justru dapat memperkuat efisiensi regulasi melalui pemanfaatan hasil evaluasi regulator lain sebagai referensi ilmiah melalui mekanisme reliance.

AmCham Indonesia menyampaikan rencana trade mission pelaku usaha Amerika Serikat ke Indonesia pada bulan April 2026, yang diharapkan dapat membuka peluang investasi dan kerja sama bisnis baru di berbagai sektor, termasuk kesehatan dan pangan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPOM menyambut baik dan menegaskan komitmen BPOM dalam mendorong peningkatan investasi industri kesehatan dan pangan di Indonesia, termasuk pemanfaatan sumber daya alam Indonesia sebagai bahan baku produk kesehatan dan kosmetik yang bernilai tambah tinggi. BPOM menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi investasi selama tetap memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu produk yang beredar di masyarakat.

Diketahui, BPOM menerima audiensi AmCham Indonesia pada Kamis (12/3) di Kantor BPOM. Pertemuan ini menjadi forum dialog antara regulator dan pelaku industri Amerika Serikat untuk membahas perkembangan kebijakan regulasi obat dan makanan di Indonesia serta peluang penguatan kolaborasi dalam mendukung inovasi dan investasi industri kesehatan dan pangan.

AmCham Indonesia merupakan asosiasi bisnis yang mewakili perusahaan-perusahaan Amerika yang beroperasi di Indonesia dari berbagai sektor industri, termasuk farmasi, pangan, kosmetik, dan produk kesehatan. Organisasi ini berperan sebagai wadah komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam rangka mendukung iklim investasi yang kondusif serta memperkuat kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Delegasi AmCham Indonesia dipimpin oleh Managing Director AmCham Indonesia Donna Priadi. Turut hadir sejumlah perwakilan perusahaan anggota AmCham, yaitu PepsiCo, Coca Cola Indonesia, Cargill, Haleon, Reckitt/Mead Jhonson, dan L’Oréal Indonesia.

Perusahaan-perusahaan Amerika telah beroperasi di Indonesia selama puluhan tahun dan menjadi bagian penting dalam perkembangan industri kesehatan dan pangan nasional. Bahkan Coca Cola Indonesia akan merayakan 100 tahun kehadirannya di Indonesia pada tahun 2027.

Anggota AmCham Indonesia lainnya, L’Oréal Indonesia turut berkomitmen untuk terus memperkuat investasi di Indonesia melalui pengembangan fasilitas produksinya di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang. Fasilitas tersebut merupakan pabrik terbesar L’Oréal di dunia dan berperan sebagai basis produksi dan ekspor untuk sedikitnya 18 negara di pasar regional dan global.

Selain berkontribusi pada penguatan industri kosmetik nasional, L’Oréal juga mendukung pengembangan riset di bidang kesehatan kulit melalui program Hair and Skin Grant Research Program. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).

Komitmen jangka panjang

Dalam pertemuan tersebut, pihak AmCham menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika memiliki komitmen jangka panjang untuk terus berinvestasi di Indonesia. Mereka juga berharap tetap dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang stabil dan berkelanjutan.

“Hal yang paling penting bagi investor adalah investment climate dan certainty dari regulasi serta kebijakan untuk terus beroperasi dan berkembang di Indonesia,” ujar perwakilan AmCham dalam pertemuan tersebut.

Menutup pertemuan, kedua pihak sepakat bahwa dialog antara regulator dan pelaku industri merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem regulasi yang transparan, adaptif, dan berdaya saing global. Melalui komunikasi yang konstruktif, BPOM dan AmCham Indonesia diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung inovasi, investasi, serta perlindungan kesehatan masyarakat di Indonesia. 

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.