PT KAI Tetapkan Tarif LRT Jabodebek Rp1 saat Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026, 14:55 WIB

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif Rp1 (satu rupiah) untuk layanan LRT Jabodebek pada Lebaran 2026. Kebijakan tersebut berlaku pada hari pertama dan kedua Lebaran sesuai ketetapan pemerintah yang telah ditentukan sebelumnya.

Program tarif khusus ini diumumkan sebagai bagian peningkatan pelayanan dan dorongan penggunaan transportasi publik selama periode liburan Lebaran tahun 2026. Kebijakan ini juga bertujuan menumbuhkan loyalitas pengguna serta memberikan akses mobilitas yang lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Ket. Foto: — Sumber: Dokumentasi PT KAI

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan kebijakan ini sebagai komitmen menghadirkan layanan transportasi publik terjangkau bagi masyarakat. Ia menjelaskan momentum Lebaran dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik yang aman dan nyaman.

“Momentum Lebaran adalah saat masyarakat bergerak untuk bersilaturahmi, berwisata, dan menikmati waktu bersama keluarga. Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” kata Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, Kamis (19/3).

Kebijakan tarif khusus tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas kawasan perkotaan selama libur Lebaran. Periode Lebaran selama ini dikenal memiliki tingkat aktivitas perjalanan tinggi sehingga membutuhkan dukungan transportasi publik yang memadai.

PT KAI melalui LRT Jabodebek telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran pelaksanaan program tarif khusus tersebut. Persiapan meliputi optimalisasi petugas pengamanan, kesehatan, serta layanan di stasiun dan kereta untuk menjaga kenyamanan pelanggan.

Pengaturan kepadatan penumpang dilakukan pada area peron, gate, serta titik berpotensi padat selama masa operasional Lebaran 2026 berlangsung. Perusahaan juga memberikan perhatian khusus bagi pelanggan prioritas agar tetap memperoleh pelayanan yang aman dan nyaman.

Selain itu, penyesuaian sistem ticketing telah disiapkan secara menyeluruh mencakup pengaturan tarif, kesiapan gate, serta berbagai saluran penjualan tiket tersedia. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume pengguna selama kebijakan tarif khusus diberlakukan pada masa Lebaran.

KAI juga menyiapkan langkah operasional tambahan termasuk pelaksanaan posko masa Lebaran serta penerapan pola operasi akhir pekan selama periode tersebut. Upaya ini dilakukan agar layanan tetap berjalan optimal sehingga pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman sepanjang liburan.

“KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kebijakan tarif khusus ini diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi pelanggan LRT Jabodebek pada masa Lebaran sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan,” ujar Bobby.

Kebijakan tarif satu rupiah ini menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai transportasi publik andalan di kawasan perkotaan selama momentum Lebaran 2026 berlangsung. Program tersebut diharapkan mendukung mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan selama periode liburan keagamaan tersebut.

“LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan masyarakat selama Lebaran, baik untuk bersilaturahmi maupun menikmati berbagai destinasi di wilayah perkotaan,” kata Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, Kamis. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.