Produksi Minyak Negara-negara Teluk Anjlok 7 Juta Barel

Selasa, 17 Mar 2026, 16:11 WIB

MOSKOW - Tingkat produksi minyak di seantero kawasan Teluk Persia anjlok hingga hampir 7 juta barel per hari (bpd) karena krisis di Selat Hormuz, demikian menurut lembaga kajian perminyakan Argus.

Argus menyampaikan bahwa Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain telah mengikuti langkah Irak dan Kuwait dalam membatasi produksi karena tidak bisa melanjutkan ekspor akibat penutupan Selat Hormuz.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Pembatasan produksi harus dilakukan mengingat fasilitas penyimpanan minyak yang ada terisi penuh semua dalam waktu singkat.

Karena hal tersebut, negara-negara Teluk mengurangi produksi minyak mereka sebesar 6,2 hingga 6,9 juta bpd dibandingkan tingkat produksi Februari, kata Argus.

Saudi Aramco, perusahaan BUMN minyak Saudi, telah menangguhkan operasi di tambang minyak lepas pantai Safaniya, Marjan, Zuluf, dan Abu Safa, menurut sejumlah sumber. Argus memperkirakan hal tersebut mengakibatkan produksi anjlok sekitar 2--2,5 juta bpd.

Menurut sumber lainnya, produksi minyak Irak yang pada Februari mencapai angka 4,42 juta bpd, jatuh ke angka 1,5--1,7 juta bpd sampai dengan 8 Maret, dan diperkirakan akan terus turun hingga angka 1,2--1,3 juta bpd.

Perusahaan minyak Kuwait KPC pada 7 Maret juga mengumumkan pengurangan produksi minyak dan tingkat penggunaan kilangnya. KPC mengumumkan keadaan kahar (force majeure) terkait pengiriman produk minyak mentahnya, sebagaimana pengumuman KPC yang didapat Reuters.

Produksi minyak Kuwait diketahui anjlok dari 2,59 juta bpd pada Februari menjadi 2 juta bpd saat ini, serta diperkirakan akan terus turun sampai angka 1,5 juta bpd karena menurunnya kapasitas kilang, menurut sumber kepada Argus.

ADNOC, perusahaan minyak nasional UEA, pada 7 Maret mengumumkan beroperasi seperti biasa dengan memanfaatkan opsi ekspor lainnya untuk mengatasi masalah pengiriman produk akibat krisis di Selat Hormuz.

Tetapi, sumber Argus meyakini bahwa produksi minyak UEA telah jatuh ke angka 2,7 hingga 3 juta bpd dibandingkan tingkat produksi pada Februari yang mencapai 3,53 juta bpd.

Perusahaan minyak Bahrain, Bapco, pada 9 Maret juga mengumumkan keadaan kahar pada kilangnya, menurut laporan kantor berita nasional BNA. Kapasitas kilang di Bahrain ada pada angka 405.000 bpd.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Iran lantas melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di se-antero Timur Tengah.

Eskalasi yang terjadi di Iran telah memicu blokade "de facto" atas Selat Hormuz, sebuah jalur pelayaran yang penting bagi pengiriman minyak dan gas LPG dari negara-negara di Teluk Persia ke pasar dunia.

Gangguan pelayaran tersebut juga berdampak pada tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan Teluk. Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Kemdiktisaintek Siapkan Aksara Mahasiswa untuk Bantu Pemulihan Masyarakat NTT Pascabencana.

Bulog Sorong Datangkan 3.000 Ton Beras dari Jatim dan Jakarta, Stok Pangan Diperkuat hingga Akhir 2026.

Rp56 Miliar Digelontorkan untuk Sekolah Papua Harapan di Nabire, Perkuat SDM Anak Papua.

Jaga Harga Beras Tetap Stabil, Bulog Sorong Salurkan 5 Ton SPHP Setiap Hari.

Karhutla Dekati Permukiman dan Sekolah di Barru, Tim Gabungan BNPB Terus Berjibaku.

KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Bappenda dan BKPSDM Disasar

TransNusa Buka Rute Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur

Cegah Celah Pengawasan, Karantina Babel Andalkan Teknologi untuk Percepat Layanan.

Lindungi Gajah Way Kambas, BNPB Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca di Lampung Timur.

Marriott International Dinobatkan Jadi Tempat Kerja Terbaik Nomor 1

Google Cloud Hadirkan Gemini Enterprise untuk Industri Keuangan dan Hukum

De’ Geplak Hadir di Pusat Perbelanjaan Depok, Urus Administrasi Kependudukan Makin Mudah

JIF 2026: Buka Peluang Investasi Rp115 Triliun, 37 Proyek dan 13 Kawasan Ditawarkan

Lima Kunci Kepemimpinan HR untuk Membangun SDM Masa Depan

Somerset Kencana Jakarta Hadirkan Serviced Residence Family-Friendly dan Pet-Friendly di Jaksel

Hadapi Kemarau Ekstrem, 640.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke 40 Titik

Lima Bulan Pascabencana Galodo, Dompet Dhuafa Reaktivasi 7 Posyandu di Agam

BTN dan Danantara Gelar Akad Massal KPR Subsidi untuk 200 Debitur di DHE 2026

Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan KPR BTN Bunga 2,75% dan Tenor 30 Tahun

Tak Mau Warga Kelaparan Pemkab Nduga Saluran 50 Ton Beras

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.