Nvidia Ciptakan Modul AI untuk Luar Angkasa

Selasa, 17 Mar 2026, 10:13 WIB

SAN JOSE - CEO Nvidia, Jensen Huang, pada hari Senin (16/3) mengatakan, pembuat chip kecerdasan buatan terkemuka ini sedang menuju ke luar angkasa untuk mendukung pusat data yang mengorbit.

Unit pemrosesan grafis (GPU) Nvidia diluncurkan ke luar angkasa akhir tahun lalu oleh perusahaan rintisan Starcloud dalam apa yang disebut debut teknologi di luar angkasa, namun kini Nvidia sedang menciptakan modul yang dimaksudkan sebagai blok bangunan untuk pusat data di sana.

Ket. Foto: CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan, pembuat chip AI terkemuka ini sedang menuju ke luar angkasa untuk mendukung pusat data yang mengorbit. — Sumber: Nvidia

"Kami bekerja sama dengan mitra kami pada komputer baru yang disebut Vera Rubin Space One," kata Huang saat membuka konferensi pengembang tahunan pembuat GPU di Silicon Valley.

"Komputer ini akan dikirim ke luar angkasa dan memulai pusat data."

Mitra dalam proyek ini termasuk Starcloud, yang merencanakan peluncuran satelit pada bulan November yang akan menandai "debut kosmik" modul Nvidia yang baru.

Satelit Starcloud-1, seukuran lemari es kecil, diharapkan memiliki daya komputasi 100 kali lebih besar daripada operasi berbasis luar angkasa sebelumnya.

"Dalam 10 tahun, hampir semua pusat data baru akan dibangun di luar angkasa," prediksi salah satu pendiri dan kepala Starcloud, Philip Johnston.

Perusahaan rintisan tersebut menjelaskan, mereka berencana mendukung Google AI dengan GPU Nvidia untuk menunjukkan bahwa model bahasa yang besar dapat berjalan di luar angkasa.

Nvidia menggambarkan modul Vera Rubin sebagai modul yang dioptimalkan untuk AI, memungkinkan penginderaan real-time, pengambilan keputusan, dan fungsi otonom.

"Komputasi luar angkasa, batas terakhir, telah tiba," kata Huang.

"Bersama mitra kami, kami memperluas Nvidia melampaui planet kita — dengan berani membawa kecerdasan ke tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya."

Perusahaan-perusahaan teknologi mengemukakan gagasan untuk membangun pusat data di luar angkasa dan memanfaatkan energi matahari untuk memenuhi kebutuhan daya yang luar biasa dalam perlombaan kecerdasan buatan yang sengit.

Lebih dari selusin perusahaan rintisan, pemimpin industri kedirgantaraan, dan perusahaan teknologi besar terlibat dalam pengembangan, pengujian, atau perencanaan pusat data berbasis luar angkasa.

Daya tarik utama ruang angkasa untuk pusat data adalah pasokan daya, dengan opsi sinkronisasi satelit ke orbit matahari untuk memastikan pancaran cahaya konstan ke panel surya.

Pembangunan di ruang angkasa juga menghindari tantangan pengadaan lahan dan pemenuhan peraturan lokal atau penolakan masyarakat terhadap proyek.

Namun, aspek teknis penting dari operasi tersebut perlu diatasi, terutama kerusakan pada pusat data yang mengorbit akibat tingkat radiasi tinggi dan suhu ekstrem, serta bahaya terkena puing-puing antariksa.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.