Cara Cek CCTV Jalan Tol Lewat Aplikasi Travoy untuk Mudik Lebaran 2026
Selasa, 17 Mar 2026, 15:05 WIBJAKARTA - PT Jasa Marga menghadirkan kemudahan bagi pemudik melalui akses kamera pengawas atau CCTV di seluruh ruas tol Jasa Marga Group. Fasilitas tersebut dapat diakses melalui aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung.
Selain CCTV, aplikasi Travoy juga dilengkapi fitur pencarian rute atau route finder. Fitur ini membantu pengguna jalan menentukan jalur tercepat sekaligus memperkirakan waktu tempuh perjalanan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol Ria Marlinda Paalo mengatakan aplikasi tersebut dirancang untuk memberikan informasi lalu lintas secara real time. Dengan demikian, pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan lebih efektif.
"Pengguna jalan bisa menghitung waktu tempuh karena kondisi tol dapat dipantau langsung melalui CCTV," kata Ria Marlinda Paalo.
Ia menjelaskan bahwa CCTV telah terpasang di sepanjang ruas tol Jasa Marga Group. Bahkan, perangkat tersebut tersedia setiap 500 meter untuk memastikan pemantauan yang optimal.
Dengan dukungan teknologi tersebut, pemudik dapat mengetahui kondisi kepadatan lalu lintas sebelum memasuki ruas tol tertentu. Informasi ini dinilai penting untuk menghindari kemacetan saat arus mudik.
Selain itu, fitur route finder juga menjadi salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan. Fitur ini memungkinkan pengguna mengetahui rute perjalanan lengkap beserta estimasi tarif tol yang harus dibayar.
"Fitur route finder membantu pengguna mengetahui gerbang tol yang akan dilalui dan biaya yang perlu disiapkan," ujar Ria.
Jasa Marga juga mengimbau masyarakat agar menghindari waktu-waktu favorit saat melakukan perjalanan mudik. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di ruas tol.
Ria menyebut waktu favorit pemudik biasanya terjadi pada pagi hingga sore hari. Rentang waktu tersebut dinilai menjadi puncak kepadatan kendaraan saat arus mudik berlangsung.
"Pengguna jalan biasanya berangkat pada pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, sehingga kami imbau untuk menghindari waktu tersebut," kata Ria.
Sementara itu, volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan terjadi sejak periode H-10 hingga H-7 menjelang Lebaran.
Tercatat sebanyak 168 ribu kendaraan telah melintasi gerbang tol tersebut dalam periode tersebut. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan kondisi normal maupun tahun sebelumnya.
Bahkan, pada satu sif pengamatan di hari yang sama, jumlah kendaraan mencapai 23 ribu unit. Jumlah tersebut tercatat lebih dari 100 persen di atas kondisi normal.
Dengan kondisi tersebut, pemudik diharapkan dapat memanfaatkan teknologi yang tersedia. Perencanaan perjalanan yang matang dinilai menjadi kunci untuk menghindari kepadatan selama arus mudik.
- Arus Lalu Lintas
- Arus Mudik
- PT Jasa Marga
- kamera CCTV
- CCTV DKI Jakarta
- Mudik Lebaran 2026
- Aplikasi Travoy
- CCTV Jalan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area Km 52B Tol Jakarta-Cikampek
-
Jumlah penumpang di Stasiun Malang saat libur Idul Adha
-
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pos Terpadu Mudik Lebaran 2026 di Medan
-
Penyaluran Beras SPHP Digenjot untuk Stabilkan Harga Pangan
-
9 WNI Flotilla Siap Dipulangkan dari Turkiye Usai Dibebaskan Israel
-
Juni Ini Pembangunan Sekolah Rakyat Tahan Dua Harus Rampung
-
Aplikasi Travoy Permudah Pengguna Jalan Tol dengan banyak Fitur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.