Remaja Dowman Cetak Sejarah Liga Inggris
Senin, 16 Mar 2026, 06:23 WIBLONDON - Pemain remaja berusia 16 tahun Max Dowman mencetak sejarah saat Arsenal menundukkan Everton. Manchester City hanya mampu bermain imbang di kandang West Ham. Selisih poin di puncak klasemen kian melebar dan membuat perburuan gelar Liga Inggris oleh Arsenal makin nyaman.
Persaingan gelar Liga Inggris makin mengenakkan Arsenal setelah memperlebar jarak di puncak klasemen dari Manchester City. Kemenangan 2-0 atas Everton, Minggu (15/3) membuat The Gunners unggul sembilan poin. City tergelincir setelah hanya bermain imbang 1-1 di kandang West Ham United.
Kemenangan Arsenal diwarnai momen bersejarah dari Dowman, yang menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah liga. Hasil tersebut memperbesar peluang tim asuhan Mikel Arteta untuk meraih gelar liga pertama sejak 2004. Arsenal sebenarnya dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Everton sepanjang laga di Stadion Emirates. Namun kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir pertandingan.
Striker Viktor Gyokeres membuka keunggulan pada menit ke-89 setelah memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang. Kiper Everton Jordan Pickford gagal mengantisipasi umpan silang Dowman sehingga bola jatuh ke kaki Gyokeres yang tanpa kesulitan menuntaskannya menjadi gol.
Stadion Emirates pun bergemuruh. Gol tersebut sekaligus membuka jalan bagi Arsenal untuk memastikan kemenangan. Di masa tambahan waktu, Dowman melengkapi laga bersejarahnya. Saat Everton mengirim Pickford maju membantu serangan dalam situasi sepak pojok, Arsenal berhasil merebut bola dan melancarkan serangan balik.
Dowman berlari hampir sepanjang lapangan sebelum menembak bola ke gawang kosong. Dengan usia 16 tahun 73 hari, Dowman resmi menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League sekaligus dalam sejarah Arsenal.
âDia mengubah permainan setiap kali menyentuh bola. Dia membuat sesuatu terjadi dan kami menjadi jauh lebih berbahaya,â ujar Arteta. âMelakukan di usia seperti itu, dalam situasi penuh tekanan untuk memenangkan pertandingan, sesuatu yang tidak normal,â tabahnya.
Arsenal kini mencatat empat kemenangan liga secara beruntun. Meski permainan mereka kerap dianggap tidak terlalu spektakuler, The Gunners tetap berada di jalur perebutan empat trofi musim ini. Pekan depan akan menjadi periode penting bagi klub London Utara itu.
Mereka akan menghadapi Bayer Leverkusen di leg kedua babak 16 besar Liga Champions setelah sebelumnya bermain imbang 1-1. Setelah itu Arsenal akan bertemu Manchester City di final Piala Ligadi Wembley. Sedangkan City justru kembali kehilangan poin penting. Bertandang ke Stadion London, tim asuhan Pep Guardiola sempat unggul lebih dulu lewat gol Bernardo Silva.
Namun keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Bek West Ham Konstantinos Mavropanos menyamakan kedudukan melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok. City mendominasi babak kedua, tetapi gagal mencetak gol kemenangan. Penyerang andalan Erling Haaland kembali kesulitan menemukan ketajamannya dan kini hanya mencetak tiga gol dalam 12 pertandingan liga terakhir.
Guardiola sebelumnya menegaskan tim asuhannya tidak boleh lagi kehilangan poin dalam perburuan gelar. Namun hasil imbang ini membuat jarak dengan Arsenal semakin melebar. Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menolak menyerah. âBelum selesai. Siapa yang bilang? Kami tidak kalah. Kami akan terus berjuang,â ujar Guardiola.
âSembilan poin memang jarak yang besar melawan Arsenal, tetapi kami masih punya satu pertandingan tersisa dan mereka harus datang ke stadion kami,â celetuknya. City memang masih memiliki satu laga lebih banyak dibanding Arsenal dan akan menjamu tim pemuncak klasemen itu pada bulan April.
Namun dengan hanya delapan pertandingan tersisa, banyak yang mulai meragukan peluang mereka kembali merebut gelar. Guardiola mengakui ketajaman lini depan menjadi masalah utama tim asuhannya musim ini. âKami tidak mencetak cukup banyak gol. Dalam banyak kesempatan kami menciptakan peluang, tetapi tidak memaksimalkannya dan akhirnya kami dihukum,â ujarnya.
Di papan bawah, satu poin yang diraih West Ham cukup berarti karena mengangkat mereka keluar dari zona degradasi untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Nottingham Forest kini terlempar ke tiga terbawah, sementara Tottenham Hotspur hanya unggul selisih gol dari West Ham.
Chelsea Kalah
Di pertandingan lain, Chelsea mengalami pekan buruk. Dia kalah 0-1 dari Newcastle United di Stamford Bridge lewat gol Anthony Gordon. Kekalahan itu datang hanya beberapa hari setelah mereka dibantai Paris Saint-Germain 2-5 di Liga Champions.
Sementara itu, Brighton & Hove Albion mengalahkan Sunderland 1-0 melalui gol Yankuba Minteh. Sedangkan duel Burnley kontra AFC Bournemouth berakhir tanpa gol.
Dengan selisih sembilan poin di puncak klasemen, Arsenal kini berada di posisi paling menguntungkan. Namun dengan jadwal padat dan laga langsung melawan City masih menanti, drama perebutan mahkota Liga Inggris musim ini tampaknya masih jauh dari kata selesai. ben/AFP/G-1
- Arsenal
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Champions: Arsenal ke final Liga Champions setelah singkirkan Atletico 1-0
-
Semifinal Liga Champions: PSG Bakal Hadapi Muenchen, Atletico Kontra Arsenal
-
Liga Inggris: Arsenal Bidik Kembali ke Puncak Klasemen, Tottenham Berjuang Hindari Degradasi
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Skrining Sampah di Pasar Kramat Jati
-
Liga Inggris: Arsenal Berpeluang Perlebar Jarak dari Manchester City di Puncak Klasemen
-
Hasil Liga Inggris: Arsenal Alami Kekalahan 1-2 saat Jamu Bournemouth
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.