Kemensos Salurkan Bantuan Dana Rp100,9 Miliar ke Penyintas Bencana di Aceh Timur
Senin, 16 Mar 2026, 14:02 WIBJAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan dana senilai Rp100,9 miliar untuk mendukung pemulihan berbagai aspek kehidupan warga penyintas bencana alam di Kabupaten Aceh Timur.
Bantuan uang diserahkan secara simbolis oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam acara penyerahan bantuan di Pendopo Bupati Aceh Timur, Kampung Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Senin (16/3).
"Diharapkan bantuan ini benar-benar dalam rangka pemulihan rumah tangga, baik itu infrastruktur rumahnya maupun nanti pemulihan ekonominya," kata Mensos Saifullah Yusuf kepada awak media seusai menyerahkan bantuan.
Menurut Mensos, bantuan yang diberikan pemerintah kepada keluarga penyintas bencana bernilai cukup besar. Apabila diasumsikan, kata dia, nilai bantuan untuk setiap keluarga bisa mencapai Rp60 juta.
Masih ada juga bantuan untuk perlengkapan rumah sebesar Rp3 juta, bantuan ekonomi Rp5 juta, serta jaminan hidup misalnya untuk empat orang dalam satu keluarga senilai Rp5,4 juta.
"Jadi satu keluarga itu bisa mendapat Rp60 juta ditambah Rp13,4 juta," kata Mensos Saifullah Yusuf.
Mensos mengatakan penyaluran bantuan berbasis pada data dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur yang telah memiliki data yang akurat dan terverifikasi. "Datanya juga dinamis dan akan terus bertambah," katanya.
Pihaknya akan menyalurkan bantuan secara bertahap dengan mengacu pada data-data yang telah terverifikasi,dengan prinsip semakin cepat semakin baik.
Mensos menjelaskan penyaluran bantuan juga dilakukan sesuai prosedur, yaitu melalui proses verifikasi data secara lengkap dan tepat, kemudian dikirim kepada Kementerian Keuangan. Setelah disetujui oleh Kementerian Keuangan, Kemensos mengirim surat instruksi kepada pihak PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan kepada setiap keluarga penerima manfaat.
Bantuan disalurkan melalui tiga cara, yaitu penyaluran langsung kepada keluarga penerima manfaat yang datang ke PT Pos Indonesia, diserahkan di komunitas misalnya di desa, atau di rumah-rumah tokoh yang disepakati bersama.
Sedangkan bagi warga lanjut usia (lansia) yang kondisinya tidak memungkinkan untuk mengambil bantuan secara langsung, pihak PT Pos Indonesia akan mendatangi masing-masing rumah.
"Semoga ini bisa dipahami dengan baik. Khusus di Aceh, bantuan memang disalurkan melalui PT Pos Indonesia, supaya lebih cepat dan bisa langsung diakses dengan mudah oleh penerima manfaat," kata Mensos Saifullah Yusuf.
Mensos mengimbau setiap penerima manfaat agar menggunakan bantuan sebaik mungkin sesuai peruntukannya untuk pemulihan dampak bencana alam.
- Pemulihan bencana
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenag: 98 Persen Masjid dan Mushala Terdampak Bencana di Aceh Sudah Berfungsi
-
Kementerian PU Percepat Penanganan 38 Muara Sungai Pascabencana di Aceh, Sumut, Sumbar
-
Bupati OKU Minta Seluruh Perangkat Daerah Gelar Pangan Murah Selama Ramadan
-
Pusdalops: 3.554 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumatra Utara
-
Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 5 Februari, 8 Desa Masih Terisolasi
-
TNI AD Pastikan Jembatan Armco di Bener Meriah Aceh Layak Digunakan Warga
-
TNI Selesaikan Jembatan di Tapanuli Tengah, Permudah Aktivitas Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.