Bupati OKU Minta Seluruh Perangkat Daerah Gelar Pangan Murah Selama Ramadan

Minggu, 15 Feb 2026, 12:47 WIB

BATURAJA - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Teddy Meilwansyah meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk rutin menggelar gerakan pangan murah secara berkala selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

"Seluruh OPD jajaran Pemkab OKU harus turut andil menggelar gerakan pangan murah secara berkala selama bulan Ramadan tahun ini," tegas Bupati OKU Teddy Meilwansyah di Baturaja, Sumsel, Minggu (15/2).

Ket. Foto: Bupati OKU Teddy Meilwansyah di Baturaja, Sumsel, Minggu (15/2). — Sumber: antara foto

Dia menjelaskan langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan harga sembako selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.

Teddy menginstruksikan jajarannya agar berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk rutin menggelar pasar murah selama Ramadan di seluruh desa di Kabupaten OKU.

"Pihak Bulog juga sudah menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan OPD untuk rutin menggelar operasi pasar di seluruh desa guna menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," tegasnya.

Dia menambahkan menjelang Ramadan tahun ini sejumlah harga kebutuhan pokok di wilayah setempat masih relatif stabil.

"Berdasarkan hasil sidak di pasar tradisional Baturaja pada Jumat (13/2/2026) harga kebutuhan pokok terpantau masih stabil tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) pemerintah," jelasnya.

Sementara, berdasarkan pantauan di Pasar Atas Baturaja sejumlah barang kebutuhan pokok yang dijual pedagang masih relatif stabil tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Seperti harga minyak goreng curah di kisaran Rp17.000 per liter dan yang kemasan untuk merek Bimoli dipatok Rp19.000/liter.

Kemudian, beras premium Rp15.000/kg, beras medium Rp13.500/kg, gula pasir Rp18.000/kg, tepung terigu Rp13.000/kg, dan daging sapi Rp140.000/kg.

Begitupun harga bumbu dapur jenis bawang merah di kisaran Rp45.000/kg, bawang putih Rp35.000/kg, cabai merah keriting Rp70.000/kg dan telur ayam ras Rp30.000/kg.

Hanya saja, terdapat kenaikan harga pada ayam potong dari semula di kisaran Rp35.000/kg naik menjadi Rp45.000/kg yang disebabkan permintaan pasar tinggi.

"Meskipun harga naik, namun daya beli masyarakat masih relatif stabil. Begitupun stok ayam potong di pasar juga saat ini berlimpah," kata Susi, pedagang ayam potong di Pasar Atas Baturaja menambahkan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.