• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ini Strategi 'Menteri Keua...

Ini Strategi 'Menteri Keuangan' Keluarga Jaga Stabilitas Anggaran Jelang Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026, 10:55 WIB

JAKARTA - Di banyak rumah tangga, Ramadan justru membuat peran ibu sebagai “menteri keuangan” semakin terasa. Mereka mengatur menu sahur dan berbuka, belanja kebutuhan dapur, menyiapkan uang baru untuk lebaran, hingga memastikan kebutuhan anak tetap terpenuhi.

Aktivitas bertambah, sementara pengeluaran juga meningkat karena harga bahan pokok dan kebutuhan Lebaran naik bersamaan. Pada kondisi ini tanpa perencanaan yang matang, anggaran rumah tangga bisa dengan mudah terganggu.

Ket. Foto: Suasana sebuah keluarga pada saat bulan Ramadan. Bulan suci ini menjadi momen krusial bagi ibu menata keuangan. — Sumber: Sun Life Indonesia

Berdasarkan studi Sun Life Women’s Wealth in Focus: When Care Comes First, setengah dari perempuan Indonesia mengelola anggaran rumah tangga sehari-hari sendirian dan hanya sebagian kecil yang merasa siap menghadapi risiko finansial mendadak.

“Momen bulan Ramadan ini menjadi momen tepat bagi ibu untuk menata kembali strategi keuangan keluarga,” kata Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia, Maika Randini melalui keterangannya pada hari Minggu (15/3).

Ia menuturkan, ibu cerdas bisa menerapkan beberapa langkah berikut:

1. Pisahkan gaji bulanan dan dana Ramadan

Gunakan gaji untuk operasional rutin dan khususkan THR untuk pengeluaran ekstra Idulfitri agar tidak mencampuradukkan anggaran dan keuangan tetap stabil.

2. Siapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Ramadan adalah momen tepat mengevaluasi masa depan anak. Pastikan tabungan pendidikan mereka terlindungi dari risiko yang bisa menimpa orang tua. Mulai menyiapkan rencana pendidikan sejak dini agar beban tidak terasa berat di kemudian hari.

3. Ajarkan Anak Literasi Keuangan melalui Angpao

Gunakan momen Lebaran untuk melatih si Kecil membagi uangnya ke wadah "Tabung, Jajan, dan Berbagi" dan membelanjakan secara bijak.

4. Lindungi Diri sebagai Pilar Keluarga

Kesehatan ibu adalah aset terbesar. Asuransi kesehatan syariah memastikan kestabilan ekonomi keluarga tetap terjaga saat ibu sakit.

5.  Lengkapi Ikhtiar dengan Perlindungan yang Amanah

Selain menabung dan mengatur pengeluaran, keluarga juga perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai risiko kehidupan, termasuk risiko kesehatan yang dapat memengaruhi kondisi finansial rumah tangga.

Dalam nilai-nilai Islam, melindungi keluarga merupakan bagian dari ikhtiar usaha yang dilakukan dengan niat baik sebelum akhirnya berserah diri kepada Allah. Ikhtiar yang baik juga sebaiknya selaras dengan nilai yang kita pegang, termasuk dalam memilih perlindungan yang sesuai prinsip syariah.

Maika menerangkan, Sun Life Syariah hadir sebagai teman seperjalanan yang amanah, mendampingi keluarga Indonesia dalam setiap langkah ikhtiar untuk merencanakan perlindungan finansial yang lebih tenang dan selaras dengan nilai-nilai syariah. 

“Ramadan bukan hanya waktu untuk menata pengeluaran, tetapi juga kesempatan untuk menata niat dan masa depan keluarga dengan lebih baik. Di Sun Life Syariah, ikhtiar Anda kami jaga dengan amanah. Karena ikhtiar tidak pernah sendiri,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata dalam berikhtiar secara finansial, Sun Life Syariah hadir sebagai teman seperjalanan keluarga. Melalui prinsip tolong-menolong (tabarru), peserta saling membantu menghadapi risiko kehidupan secara transparan dan sesuai prinsip syariah.

“Karena tujuan THR bukan hanya membuat Lebaran terasa meriah, tetapi membantu keluarga tetap tenang setelahnya," ucapnya.

  • dana pendidikan
  • Asuransi Syariah
  • literasi keuangan
  • keuangan keluarga
  • Sun Life Indonesia
  • Tips Kelola THR
  • Tips Keuangan Ramadan
  • Sun Life Syariah
  • Ekonomi Rumah Tangga

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.