Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masjid Cheng Ho di Palembang Jadi Favorit Wisatawan Selama Ramadan

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masjid Cheng Ho di Palembang Jadi Favorit Wisatawan Selama Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Ratusan wisatawan memadati Masjid Cheng Ho Palembang, Sumatera Selatan saat bulan Ramadan 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).

PALEMBANG - Masjid Cheng Ho di kawasan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, ramai dikunjungi wisatawan sepanjang Ramadhan 1447 Hijriah/2026 yang ingin menunaikan ibadah sekaligus menikmati wisata religi menjelang waktu berbuka puasa (ngabuburit).

"Masjid ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu sembari menunggu saat berbuka puasa," kata seorang wisatawan lokal, Hadi Wanda (26), di Palembang, Sabtu (14/3).

Hadi menambahkan, suasana masjid yang nyaman dan teduh menjadi alasan utama pengunjung menjadikannya tempat favorit untuk beribadah. Menurutnya, pada momen akhir Ramadhan membuat antusiasme masyarakat untuk melakukan iktikaf di masjid ini semakin meningkat.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah pengunjung sejak hari pertama Ramadhan. Arus kedatangan wisatawan biasanya mulai memuncak sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu salat Magrib tiba.

Para wisatawan datang tidak hanya untuk menunaikan ibadah salat, tetapi juga untuk mengagumi keindahan arsitektur bangunan. Keunikan masjid ini terlihat dari dominasi warna merah, hijau, dan kuning yang identik dengan kebudayaan Tionghoa.

Rumah ibadah yang memiliki nama resmi Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho ini merupakan akulturasi budaya Tionghoa, Arab, dan Palembang. Perpaduan tersebut menjadikannya sebagai salah satu destinasi unggulan bagi warga lokal maupun pelancong dari luar daerah.

Wisatawan asal Jakarta, M. Zeki (34), mengaku sengaja berkunjung ke Palembang untuk melihat langsung perpaduan budaya pada bangunan masjid tersebut. Ia mengaku terkesan dengan kerukunan yang tercermin dari arsitektur tempat ibadah tersebut.

"Bangunannya mirip kelenteng tetapi fungsinya adalah masjid. Ini menunjukkan betapa beragam dan harmonisnya kehidupan berbudaya di Kota Palembang," ujar Zeki.

Secara visual, Masjid Cheng Ho memiliki menara yang menyerupai pagoda dengan ornamen khas Tiongkok. Menara tersebut melambangkan simbol sejarah perjalanan Laksamana Cheng Ho yang membawa pesan perdamaian dan syiar Islam di nusantara.

Di sisi lain, detail ukiran khas Palembang menghiasi bagian interior dan pilar masjid. Perpaduan ini bersanding manis dengan kaligrafi Arab yang memberikan nuansa Islami sangat kental, sehingga menciptakan harmoni visual yang unik.

Pengelola masjid juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan jamaah selama Ramadhan. Mulai dari penyediaan takjil gratis setiap hari hingga penyelenggaraan kajian keislaman yang rutin digelar sebelum waktu berbuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.