Menkomdigi Serukan Keluarga untuk Kurangi Gunakan Gawai saat Mudik
Kamis, 12 Mar 2026, 17:20 WIBJAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafidz mengatakan masyarakat memanfaatkan mudik Lebaran bersama keluarga. Momentum itu dinilai penting memperkuat interaksi langsung antara orang tua dan anak.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan penggunaan gawai sebaiknya dikurangi selama libur Lebaran. Terutama bagi anak-anak yang sering menghabiskan waktu dengan perangkat digital.
Menurut dia, masa mudik dapat menjadi kesempatan memperkuat komunikasi keluarga. Hal ini penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
âGunakan momen liburan dan mudik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Gadget bisa dimatikan dulu atau setidaknya dikurangi selama berkumpul," kata Meutya, dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (12/3).
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan kebijakan pembatasan media sosial bagi anak. Aturan tersebut menyasar anak berusia di bawah 16 tahun.
Kebijakan itu merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang perlindungan anak di ruang digital. Regulasi ini menjadi dasar pembatasan akses media sosial bagi anak.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026. Aturan tersebut mengatur pengendalian akun media sosial anak.
Dalam kebijakan itu, pemerintah berencana menonaktifkan akun media sosial anak di bawah 16 tahun. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan perlindungan anak di ruang digital.
Menurut dia, aturan tersebut mulai berlaku pada 28 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan melindungi anak dari paparan negatif di internet.
Ia berharap orang tua mulai membiasakan anak mengurangi penggunaan media sosial. Pendampingan keluarga dinilai penting selama proses penyesuaian.
âAnak di bawah 16 tahun menuju kebijakan yang efektif berlaku 28 Maret 2026. Mulai sekarang berlatih keluar dari media sosial dengan bimbingan orang tua," ujar dia. ils/I-1
- mudik lebaran
- Menkomdigi
- Pembatasan gadget
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Posko PMI Kota Semarang Melayani 15 Pemudik per Hari
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
-
Posko Pesona Keluarga untuk Pemudik di Pelabuhan Telaga Punggur Batam
-
Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Jalan Raya Kalimalang Mulai Dipadati Pemudik Bermotor
-
Makin Keren Usai Direvitalisasi: Kemen PU Ajak Pemudik Kunjungi Benteng Pendem Ambarawa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.