Menhan Sjafrie Bertemu Richard Marles: Bahas Jakarta Treaty dan Geopolitik Kawasan

Kamis, 12 Mar 2026, 12:25 WIB

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Australia mempercepat implementasi kerja sama pertahanan melalui Jakarta Treaty setelah pertemuan bilateral antara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles. Pertemuan tersebut membahas langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi militer kedua negara di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.

Pembahasan berlangsung dalam dua sesi pertemuan yang mencakup dialog empat mata antara kedua menteri serta pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi dari masing-masing kementerian pertahanan. Diskusi difokuskan pada penguatan hubungan strategis, peningkatan latihan militer bersama, serta koordinasi kebijakan pertahanan kedua negara.

Ket. Foto: Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) menyambut Wakil PM Australia Richard Marles di Kemhan, Jakarta pada 12 Maret. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan implementasi Jakarta Treaty menjadi prioritas utama untuk memperdalam kerja sama pertahanan Indonesia dan Australia setelah perjanjian tersebut disepakati oleh para pemimpin kedua negara. Ia menilai hubungan pertahanan yang erat akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

"Yang kita bicarakan adalah implementasi Jakarta Treaty yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Albanese beberapa waktu lalu di Jakarta," kata Sjafrie.

Ia menjelaskan implementasi perjanjian tersebut mencakup berbagai aspek kerja sama, termasuk latihan militer bersama, pengembangan kapasitas pertahanan, hingga peningkatan komunikasi strategis antara kedua negara. Menurutnya, hubungan militer yang kuat tidak hanya dibangun melalui kebijakan formal tetapi juga melalui komunikasi intensif antarpejabat pertahanan.

"Kami merasa lebih dekat karena hubungan negara dengan negara sangat tergantung pada hubungan personal antarpejabat yang menjalankan institusi tersebut," ujar Sjafrie.

Selain kerja sama bilateral, kedua pihak juga membahas potensi pengembangan kerja sama pertahanan yang lebih luas dengan melibatkan negara lain di kawasan. Format kerja sama tersebut mencakup kemungkinan kolaborasi trilateral yang dapat memperkuat profesionalisme militer dan koordinasi keamanan regional.

Dalam pertemuan itu juga dibahas berbagai perkembangan geopolitik global yang dinilai memiliki dampak terhadap stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik. Kedua negara sepakat pentingnya meningkatkan komunikasi strategis dan pertukaran informasi untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Sjafrie menegaskan Indonesia memandang kerja sama pertahanan dengan negara lain sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas regional tanpa mengubah prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. Ia menilai kolaborasi militer yang sehat dapat menjadi sarana membangun kepercayaan sekaligus meningkatkan kapasitas pertahanan nasional.

Menurut dia, implementasi Jakarta Treaty menjadi langkah penting dalam memperdalam kemitraan strategis Indonesia dan Australia yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru di bidang pelatihan militer, pengembangan teknologi pertahanan, serta peningkatan profesionalisme prajurit kedua negara.

Pemerintah Indonesia menilai hubungan pertahanan dengan Australia memiliki posisi strategis mengingat kedekatan geografis kedua negara dan kesamaan kepentingan dalam menjaga stabilitas kawasan. Melalui implementasi Jakarta Treaty, kedua negara diharapkan dapat memperkuat kerja sama keamanan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.