Jepang Rugi Hingga 10,4 Miliar Yen Akibat Penipuan Perbankan Online

Kamis, 12 Mar 2026, 23:27 WIB

TOKYO - Kerugian akibat penipuan terhadap pengguna layanan perbankan elektronik di Jepang pada 2025 mencapai rekor sekitar 10,4 miliar yen atau sekitar 65,39 juta dolar AS, kata Badan Kepolisian Nasional (National Police Agency/NPA) Jepang pada Kamis (12/3).

Dari total kerugian tersebut, yang meningkat sekitar 1,7 miliar yen dari tahun sebelumnya, sekitar 55 persen diderita oleh para individu, sementara sekitar 45 persen oleh perusahaan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Richard A. Brooks

Kerugian yang diderita perusahaan melonjak menjadi sekitar 4,7 miliar yen, lebih dari empat kali lipat jumlah yang tercatat pada tahun sebelumnya, demikian menurut data yang dihimpun NPA.

Bentuk penipuan phishing, yang bertujuan untuk mencuri data sensitif korban, menyumbang 90 persen dari total kasus pada tahun lalu.

Metode ini menjadi yang paling umum digunakan dalam transfer uang ilegal, dengan rekor tertinggi jumlah kasus mencapai 2.454.297 kasus, meningkat sekitar 730.000 kasus dari tahun sebelumnya.

Jumlah kasus situs web palsu yang dilaporkan bertambah sekitar 300.000 dari tahun sebelumnya menjadi lebih dari 1 juta kasus.

Sementara itu, serangan ransomware, di mana penyerang memblokir akses korban ke data komputer mereka dan menuntut pembayaran agar mereka dapat memperoleh akses kembali, meningkat empat kasus menjadi 226, dengan sekitar 60 persen korban merupakan perusahaan kecil dan menengah, kata NPA.

Dalam survei terhadap perusahaan dan pihak-pihak yang terdampak serangan ransomware, sekitar setengahnya melaporkan biaya pemulihan mencapai lebih dari 10 juta yen, dengan lima kasus bahkan melampaui 100 juta yen, ungkap lembaga tersebut. Ant/Xinhua

  • Phishing

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

BRI Life Perkuat UMKM Berbasis Singkong, Hadirkan Inovasi Pie Susu Mocaf

Magma Terus Bergerak! Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Radius 3 Km Harus Kosong Total

Siap-Siap Bikin Geger Dunia Arkeologi, Sampel Gua Prasejarah Kalsel Ini Bakal Diterbangkan ke Australia!

Dikira Batu Biasa, Nelayan Sungai di Blitar Tak Sadar Injak Benda Diduga Roket Militer!

Sah! Jalur Kasihan-Bangunjiwo Kini Mulus Total, Ini Siasat Ekonomi Baru Kabupaten Bantul

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, BPBD Lebak Minta Nelayan Tak Mendekat

Perkuat Ketahanan Maritim dan Kebencanaan Nasional, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band Cilacap

Siklon Tropis Bavi Intai Indonesia Timur, BMKG Imbau Warga Waspada, Dampak Terasa hingga 24 Jam ke Depan

Gen Z & Milenial Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Penggerak Wisata Tematik

Di IndoBuildTech 2026, Coway Indonesia Perkenalkan Inovasi Terbaru Solusi Air dan Udara untuk Hunian Modern yang Sehat

Resmi Dibuka, D-8 Halal Expo Indonesia Dorong Jadi Kekuatan Baru Ekonomi 

Mobil Mewah Rp2,05 Miliar Terkait Kasus Dugaan Suap Bupati Kuansing Tiba di Jakarta.

Polri dan Polda Metro Geledah Kafe serta Money Changer di Cipete Terkait Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara.

Pascabencana, Pemerintah Kucurkan Rp17,93 Miliar untuk Revitalisasi 25 Sekolah di Pasaman Barat.

Polda Metro Jaya Ingatkan Jangan Halangi Penyidikan Dugaan Korupsi TPPU Libatkan PLN, Asabri dan Krakatau Steel.

Jangan Tunggu "Overheat"! Cek Fungsi Oli di Cuaca Ekstrem

Dari Batik hingga Drone! Produk RI Siap Unjuk Gigi di Pasar Eurasia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.