Enam Tahun setelah Covid-19, Jalur Kereta api Tiongkok-Korea Utara Beroperasi Kembali

Rabu, 11 Mar 2026, 04:25 WIB

PYONGYANG - Operator perjalanan mengatakan bahwa layanan kereta penumpang antara Tiongkok dan Korea Utara akan dilanjutkan minggu ini, enam tahun setelah dihentikan karena pandemi Covid-19.

Dari The Guardian, perjalanan kereta api antara kedua negara dihentikan pada tahun 2020 karena penutupan perbatasan yang ketat diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus.

Ket. Foto: Operator perjalanan mengatakan warga Tiongkok dan Korea Utara kini dapat membeli tiket untuk penerbangan yang berangkat minggu ini. — Sumber: Istimewa

Tiongkok telah sepenuhnya membuka kembali perbatasannya, tetapi Korea Utara bergerak lebih lambat – meskipun penerbangan langsung dan layanan kereta api dengan Russia dilanjutkan tahun lalu.

Agen perjalanan untuk loket tiket resmi di Beijing dan kota perbatasan Tiongkok, Dandong, mengatakan pada hari Selasa bahwa warga Tiongkok yang bekerja dan belajar di Korea Utara sekarang dapat membeli tiket kereta api ke negara yang terisolasi secara diplomatik tersebut, dengan layanan pertama berangkat pada hari Kamis (12/3).

Warga Korea Utara yang bekerja, belajar, dan mengunjungi keluarga di luar negeri juga dapat membeli tiket, kata mereka. Namun, wisatawan belum memenuhi syarat untuk membeli tiket.

“Senang sekali melihat layanan kereta api internasional kembali beroperasi,” kata Rowan Beard, manajer tur di Young Pioneer Tours. Dia membenarkan bahwa perusahaannya, salah satu dari beberapa perusahaan asing yang mengkhususkan diri dalam perjalanan ke Korea Utara, juga dapat mengatur tiket mulai hari Kamis.

“Meskipun awalnya tidak ditujukan untuk wisatawan, ini akan menyediakan pilihan perjalanan lain begitu pariwisata ke Korea Utara akhirnya pulih, berfungsi sebagai alternatif selain penerbangan,” kata Beard.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, tidak membenarkan laporan tersebut ketika ditanya dalam konferensi pers pada hari Selasa.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kami memahami bahwa layanan kereta api internasional Pyongyang-Beijing akan kembali beroperasi pada 12 Maret, dan kami akan terus memantau perkembangan terkait dengan cermat.”

Secara historis, Tiongkok adalah pendukung terbesar Korea Utara dan jalur kehidupan penting bagi perekonomiannya yang sedang sekarat, meskipun Pyongyang telah mendekat ke Rusia sejak dimulainya perang Ukraina.

Otoritas Pyongyang yang tertutup telah memberikan sinyal yang beragam mengenai apakah pembukaan lebih lanjut akan terjadi.

Pada hari Senin, Koryo Tours mengatakan Korea Utara telah membatalkan maraton internasional di Pyongyang, ibu kota negara itu, yang semula dijadwalkan pada awal bulan depan, dengan mengutip pernyataan resmi tanpa penjelasan atas keputusan tersebut.

Pembatalan itu tidak terduga, kata perusahaan tersebut, menambahkan bahwa mereka memahami keputusan itu telah "diambil di tingkat yang lebih tinggi daripada penyelenggara acara itu sendiri".

Maraton adalah acara olahraga internasional terbesar di Korea Utara, menawarkan kesempatan langka bagi pengunjung untuk berlari di jalan-jalan Pyongyang yang dikendalikan ketat.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.