- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Pecat Eks Petingg...
Tiongkok Pecat Eks Petinggi Partai Komunis
Rabu, 15 Jul 2026, 02:20 WIBBEIJING - Tiongkok telah memecat seorang mantan pejabat tinggi Xinjiang dari Partai Komunis yang berkuasa dan mencopotnya dari semua jabatannya atas tuduhan korupsi, termasuk nepotisme, penyuapan, dan pembayaran untuk seks, lapor media pemerintah pada Selasa (14/7).
Ma Xingrui, 67 tahun, adalah anggota Politbiro Partai Komunis yang merupakan sebuah badan pembuat keputusan tertinggi yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping yang secara efektif menjalankan negara.
âMa Xingrui telah dikeluarkan dari partai dan diberhentikan dari jabatan publik menyusul penyelidikan antikorupsi. Politbiro telah meninjau dan menyetujui laporan tentang kasus-kasus Ma yang disusun oleh badan pengawas antikorupsi partai yang memuat daftar panjang tuduhan terhadap Ma, yang telah berada di bawah penyelidikan sejak April,â kata kantor berita Xinhua.
âInvestigasi menemukan bahwa Ma telah membantu anggota keluarganya membeli rumah dengan harga di bawah harga pasar, terlibat dalam transaksi suap seksual dan uang untuk seks, dan membiarkan anggota keluarganya memanfaatkan pengaruh posisinya untuk mencari keuntungan besar hingga memicu korupsi yang menggurita di seluruh keluarganya,â imbuh Xinhua.
Ia juga mencari keuntungan bagi orang lain dalam operasi bisnis, kontrak proyek, dan promosi pekerjaan, serta secara ilegal menerima sejumlah besar uang dan barang berharga, demikian pernyataan badan pengawas antikorupsi partai seraya menambahkan bahwa kasusnya sangat serius.
Menurut laporan Xinhua, Ma dinyatakan telah kehilangan cita-cita dan keyakinannya, meninggalkan keyakinan politiknya, mengkhianati prinsip dan misi awal partai, serta melanggar disiplin dan aturan politik (partai) secara serius.
âIa menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepadanya, menjadi alat untuk mencari keuntungan pribadi, menggunakan posisinya untuk mencari keuntungan bagi orang lain dalam operasi bisnis, pengadaan proyek, dan promosi jabatan,â lapor Xinhua.
Badan pengawas antikorupsi partai juga melaporkan bahwa Ma juga tidak mengakui secara jujur masalah korupsinya selama penyelidikan awal partai, dan menambahkan bahwa perilakunya berlanjut setelah Kongres Partai ke-18, ketika Presiden Xi Jinping mengumumkan kampanye antikorupsi besar-besaran dan aturan perilaku resmi yang ketat.
âPerilaku Ma itu sangat serius dan ia merupakan pengaruh yang sangat buruk,â ungkap Badan pengawas antikorupsi partai.
Perjalanan Karier
Sebagai seorang ahli kedirgantaraan, Ma menghabiskan bertahun-tahun bekerja di China Aerospace Science and Technology Corporation, menjabat sebagai manajer umum dari tahun 2007 hingga 2013. Pada masa itu, Ma menjabat sebagai wakil panglima tertinggi program luar angkasa berawak Tiongkok dan panglima tertinggi proyek roket pembawa generasi baru.
Beberapa mantan bawahannya di sektor kedirgantaraan kemudian diketahui telah terjerat dalam jaringan antikorupsi dalam beberapa tahun terakhir.
Ma kemudian diketahui bertanggung jawab atas Xinjiang antara tahun 2021 dan 2025. Ma menggantikan Chen Quanguo sebagai ketua partai di wilayah otonomi Uighur Xinjiang barat yang sensitif dan menjadi anggota Politbiro pada tahun berikutnya di kongres partai ke-20.
Sebelum menjabat di Xinjiang, Ma pernah menjadi wakil sekretaris partai Provinsi Guangdong di selatan pada tahun 2013 setelah bertugas singkat di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi. Ia kemudian menjadi sekretaris partai Shenzhen, wakil gubernur provinsi, dan kemudian gubernur. AFP/SCMP/I-1
- xi jinping
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Berbagai Sumber
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.