Jawa Barat Akan Menyumbang Arus Mudik 31 Juta Orang

Selasa, 10 Mar 2026, 15:02 WIB

BANDUNG – Sejumlah daerah menjadi sumber arus mudik seperti Jakarta dan Jabar. Dari Jabar sendiri diperkirakan akan ada pemudik hamper 31 juta orang. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memprediksi wilayahnya akan menjadi daerah asal pemudik terbanyak di Indonesia pada periode Angkutan Lebaran 2026, dengan total pergerakan mencapai 30,97 juta orang atau 21,5 persen dari total pergerakan nasional.

Kepala Dishub Jabar Dhani Gumelar menyatakan posisi geografis Jawa Barat memberikan peran ganda yang krusial, yakni sebagai daerah asal sekaligus lintasan utama bagi jutaan orang yang menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Ket. Foto: arus mudik — Sumber: ant

"Jabar menjadi provinsi dengan angka pergerakan pemudik tertinggi di Indonesia. Jabar bukan hanya sebagai tujuan mudik, melainkan lintasan para pemudik," ujar Dhani di Graha Perhubungan, Dinas Perhubungan Jabar, Kabupaten Bandung, Senin.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan nasional pada masa Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Dari angka tersebut, Jawa Barat memuncaki daftar daerah asal terbanyak, mengungguli Jakarta (19,93 juta orang), Jawa Timur (17,12 juta orang), dan Jawa Tengah (16,57 juta orang).

Mengantisipasi kepadatan, Dishub Jabar telah memetakan periode krusial selama 15 hari masa angkutan Lebaran, yang dimulai sejak 14 Maret hingga 29 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi jatuh pada H-3 (Rabu, 18 Maret 2026) dengan estimasi 8,9 juta orang bergerak serentak.

Dhani menekankan bahwa masyarakat perlu mewaspadai dua gelombang puncak arus balik, yakni gelombang I (24 Maret 2026) yang dipicu oleh berakhirnya masa cuti bersama bagi sebagian besar pekerja kantor. Diprediksi 4,12 juta orang akan kembali. Serta gelombang II pada 28 Maret 2026 yang diprediksi pergerakan orang mencapai 3,9 juta orang.

Secara spesifik, wilayah Kabupaten Bogor menjadi penyumbang pemudik terbanyak dari Jabar dengan 4,23 juta orang. Sementara itu, wilayah Priangan Timur tetap menjadi magnet utama tujuan mudik di Jawa Barat, dengan Kabupaten Garut di posisi puncak (2,93 juta orang). "Ya intinya terbanyak ke wilayah Priangan Timur untuk pemudik yang ke wilayah Jabar menjadi tujuan utama," kata Dhani.

Selain jalur mudik utama seperti Tol Trans Jawa dan jalur arteri Bandung-Nagreg-Tasikmalaya, pihak Dishub juga mengantisipasi lonjakan di jalur wisata pada H+2 Lebaran, khususnya di wilayah Puncak, Bandung Raya (Ciwidey-Lembang), Pantai Palabuhanratu, Pangandaran, hingga Kuningan.

Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, sebanyak 4.300 personel gabungan dari Dishub Jabar, Dishub kabupaten/kota, dan Kemenhub akan diterjunkan di berbagai titik strategis sepanjang periode tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.