- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Memuda: Angka Har...
Tiongkok Memuda: Angka Harapan Hidup Terus Meroket
Senin, 09 Mar 2026, 00:12 WIBBEIJING - Rata-rata angka harapan hidup warga Tiongkok mencapai 79,25 tahun pada 2025 atau naik 1,32 tahun dibandingkan 2020.
Kepala Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok Lei Haichao, Sabtu (7/3) mengatakan lima tahun terakhir sebagai periode kemajuan bersejarah bagi sektor perawatan kesehatan Tiongkok, dengan peningkatan terlihat dalam berbagai aspek.
Dia menyebutkan kebijakan yang memprioritaskan layanan di tingkat akar rumput telah mendorong peningkatan stabil dalam kunjungan ke institusi perawatan kesehatan tingkat primer, yang menangani 52,6 persen dari seluruh diagnosis dan perawatan medis secara nasional pada 2025, dan semakin banyak tenaga kesehatan (nakes) yang melayani komunitas di perkotaan maupun perdesaan.
Saat ini, lebih dari 90 persen penduduk dapat menjangkau fasilitas perawatan kesehatan terdekat hanya dengan berjalan kaki 15 menit.
Pada akhir 2025, Tiongkok tercatat memiliki lebih dari 1,1 juta institusi medis dan perawatan kesehatan serta lebih dari 16 juta nakes. Pertumbuhan sumber daya perawatan kesehatan ini telah membantu meningkatkan pemerataan dan aksesibilitas layanan medis dasar bagi 1,4 miliar penduduk negara tersebut, tutur Lei.
Lei menyatakan upaya akan difokuskan pada penguatan layanan perawatan kesehatan tingkat primer dan peningkatan layanan pediatri, kesehatan mental, praktik umum, keperawatan rehabilitasi, dan layanan-layanan lainnya.
Tim medis keliling, telemedis, dan konsultasi daring akan terus digunakan untuk memperluas akses masyarakat ke layanan perawatan kesehatan. Lei berjanji akan memperdalam reformasi sistem perawatan kesehatan dan memperkuat kapasitas keamanan kesehatan masyarakat.
Tiongkok berencana meningkatkan angka harapan hidup rata-rata penduduknya menjadi sekitar 80 tahun melalui berbagai upaya yang direncanakan dalam periode Rencana Lima Tahun ke-15 dari 2026 hingga 2030. Ant/Xinhua
- china yuan
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Viral ART Dianiaya di Batam, Menteri Arifah Geram dan Kawal Proses Hukumnya
-
Pembongkaran pemukiman liar di TPU Kebon Nanas
-
Muliaman D. Hadad Terima Lifetime Achievement Award
-
Tim Tenis Putra Indonesia Matangkan Persiapan Menuju SEA Games 2025
-
Ancaman Tarif Trump, Kanada Pastikan Tidak Ada Rencana Perjanjian Dagang dengan Tiongkok
-
Timnas Sepak Bola Putri Indonesia Semakin Kuat karena Diperkuat 4 Diaspora
-
KPK Konfirmasi telah Amankan Bupati dalam OTT di Bekasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.