IHSG Hari Ini Terkoreksi, Investor Lepas Saham: Khawatir Inflasi Energi Meledak

Senin, 09 Mar 2026, 18:15 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan inflasi energi global.

Kenaikan harga energi, terutama minyak, dinilai dapat memperbesar tekanan biaya produksi dan memicu inflasi yang lebih tinggi di berbagai negara.

Ket. Foto: Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar cenderung bersikap lebih hati-hati dan melakukan aksi ambil untung, terutama pada saham-saham yang sensitif terhadap perubahan biaya energi dan suku bunga.

Situasi ini mencerminkan bagaimana dinamika pasar domestik masih sangat dipengaruhi sentimen global, khususnya terkait stabilitas harga energi dan prospek kebijakan moneter ke depan.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (9/3) sore, ditutup melemah 248,32 poin atau 3,27 persen ke posisi 7.337,37 seiring kekhawatiran investor terhadap potensi inflasi energi di tingkat global imbas melonjaknya harga minyak mentah.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 25,47 poin atau 3,28 persen ke posisi 750,57.

“IHSG melemah di tengah sentimen geopolitik dan potensi inflasi,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Rarna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari konflik di Timur Tengah, penutupan Selat Hormuz membuat para produsen minyak di Timur Tengah mengurangi produksinya, seiring kekurangan tempat penyimpanan minyaknya karena tidak dapat mengirimkan produksinya ke pelanggan.

Seiring dengan itu, harga minyak mentah meningkat tajam yaitu minyak WTI naik 11,86 persen ke level 101,68 dolar AS per barel dan minyak Brent naik 12,77 persen ke level 104,53 dolar AS per barel pada perdagangan hari ini pukul 17.12 WIB, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi inflasi dan perlambatan ekonomi global.

Sementara itu, para menteri keuangan negara G7 dijadwalkan membahas kemungkinan pelepasan cadangan darurat minyak secara bersama-sama.

Penarikan cadangan strategis ini sebelumnya pernah dilakukan sebanyak lima kali, diantaranya ketika invasi Rusia ke Ukraina, gangguan pasokan di Libya, badai Katrina, serta selama Perang Teluk pertama.

Dari kawasan Asia, inflasi China meningkat 1,3 persen (yoy) pada Februari 2026 dari 0,2 persen (yoy) pada Januari 2026, atau membukukan kenaikan tertinggi sejak Januari 2023 serta di atas ekspektasi yang sebesar 0,8 persen.

Peningkatan ini terutama efek dari adanya perayaan Tahun Baru Imlek di pertengahan Februari 2026. Selanjutnya investor akan menantikan data ekspor impor Tiongkok di Januari-Februari 2026.

Dari dalam negeri, indeks keyakinan konsumen (IKK) turun di level 125,2 pada Februari 2026 dari sebelumnya 127 pada Januari 2025, seiring dengan melemahnya prospek ekonomi, ekspektasi pendapatan untuk enam bulan ke depan, serta ekspektasi ketersediaan lapangan kerja selama enam bulan ke depan.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor melemah yaitu sektor barang konsumen non primer turun paling dalam sebesar 5,00 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang baku yang turun masing-masing sebesar 4,93 persen dan 4,42 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu RANC, SHID, OILS, BSIM dan MKAP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BULL, PGAS, GTSI, TRUE dan BKSL.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.474.203 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 46,80 miliar lembar saham senilai Rp23,88 triliun. Sebanyak 68 saham naik 708 saham menurun, dan 41 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 2.892,10 poin atau 5,20 persen ke 56,728,69, indeks Shanghai melemah 27,58 poin atau 0,67 persen ke 4.096,60, indeks Hang Seng melemah 348,82 poin atau 1,35 persen ke 25.408,46, dan indeks Strait Times melemah 91,64 poin atau 1,89 persen ke 4.756,60.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.