Curup Mencekam, Drainase Jebol dan Jalan Amblas, BPBD Rejang Lebong Keluarkan Peringatan Darurat di 15 Kecamatan

Senin, 09 Mar 2026, 17:50 WIB

RAJANG LEBONG - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menetapkan status waspada bagi warga di 15 kecamatan menyusul serangkaian dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (8/3/2026) sore telah memicu banjir luapan di kawasan Kota Curup, bahkan menyebabkan infrastruktur vital di Jalan Cokro amblas akibat drainase yang jebol. 

Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong, M. Budianto, menegaskan bahwa kombinasi curah hujan ekstrem, pendangkalan sungai, serta sumbatan sampah menjadi pemicu utama meluapnya air ke permukiman, sehingga diperlukan langkah mitigasi cepat dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga aliran drainase.

Ket. Foto: Tembok rumah warga di Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong roboh dihantam banjir akibat meluapnya saluran pembuangan Air Sengak, Minggu (8/3) sore. — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Rejang Lebong

"Warga Rejang Lebong diminta untuk selalu waspada terhadap potensi adanya bahaya cuaca ekstrem seperti angin kencang, banjir, serta tanah longsor," kata Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong M Budianto saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin.

Dia menjelaskan cuaca ekstrem di wilayah itu telah memicu banjir di sejumlah titik pada Minggu (8/3) sore. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak pukul 15.00 hingga 17.30 WIB mengakibatkan debit air meluap di wilayah Kota Curup dan sekitarnya.

Menanggapi situasi ini, kata dia, tim gabungan dari Pemkab Rejang Lebong yang terdiri atas Ketua DPRD, Asisten 1, Dinas PUPR, Dinas Sosial, hingga pihak kecamatan telah melakukan tinjauan lapangan pada Minggu (8/3) malam, guna memetakan kerusakan.

"Berdasarkan hasil survei di lapangan, kami menemukan adanya drainase yang jebol yang menyebabkan jalan amblas di Jalan Cokro, Kelurahan Talang Rimbo Lama," katanya.

Selain kerusakan infrastruktur, ujar dia, tim juga meninjau pemukiman di belakang RS DKT Jalan Kartini serta saluran drainase primer Air Sengak.

Berdasarkan hasil pemantauan tim, beberapa faktor utama penyebab banjir, di antaranya tingginya curah hujan yang melebihi kapasitas tampung drainase.

Selain itu, sumbatan sampah yang menghambat aliran air di saluran pembuangan, penyempitan dan pendangkalan pada aliran drainase primer, dan penyempitan pada jembatan Air Sengak yang memicu air meluap ke pemukiman warga.

BPBD Rejang Lebong mengimbau masyarakat untuk bergotong royong membersihkan saluran air dari sampah dan tidak mendirikan bangunan di atas drainase guna meminimalkan risiko bencana serupa di kemudian hari.

  • banjir rejang lebong
  • cuaca ekstrem bengkulu
  • bpbd rejang lebong
  • kota curup
  • longsor rejang lebong

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.