Trump Tolak Pengerahan Kapal Induk Inggris ke Perang di Timur Tengah

Minggu, 08 Mar 2026, 11:15 WIB

DOVER – Presiden AS Donald Trump mengatakan, Sabtu (7/3), bahwa "dua kapal induk" dari Inggris tidak lagi dibutuhkan untuk membantu perangnya di Timur Tengah -- kritik terbarunya terhadap sikap London.

Inggris "akhirnya mempertimbangkan dengan serius untuk mengirim dua kapal induk ke Timur Tengah. Tidak apa-apa, Perdana Menteri Starmer, kita tidak membutuhkannya lagi," tulis Trump di akun Truth Social miliknya.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump dan PM Inggris Keir Starmer saling pandang saat berjabat tangan dalam konferensi pers di Chequers dekat Aylesbury, Inggris pada 18 September 2025. — Sumber: AP

"Tapi kita akan mengingatnya," katanya. "Kita tidak butuh orang yang bergabung dalam perang setelah kita menang!" 

Trump memposting pesan tersebut tak lama setelah menghadiri kepulangan enam anggota militer AS pertama yang tewas dalam perang Timur Tengah, di Pangkalan Angkatan Udara Dover di negara bagian Delaware bagian timur laut.

Laporan media Inggris menyebutkan bahwa Angkatan Laut Kerajaan sedang mempersiapkan HMS Prince Wales, sebuah kapal induk yang saat ini berada di Portsmouth, Inggris selatan, untuk kemungkinan penempatan ke Timur Tengah, tetapi belum ada keputusan akhir yang dibuat.

Trump mengatakan dia "tidak senang dengan Inggris," mengejek Starmer dengan mengatakan "ini bukan Winston Churchill yang sedang kita hadapi." 

Starmer awalnya menolak untuk terlibat dalam perang AS-Israel dengan Iran, yang dimulai seminggu yang lalu, pada tanggal 28 Februari.

Starmer kemudian menyetujui permintaan AS untuk menggunakan dua pangkalan militer Inggris untuk "tujuan pertahanan tertentu dan terbatas."

  • Perang AS-Israel dengan Iran

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.