- Home
-
- Megapolitan
-
- BPBD Tangsel Tetapkan Stat...
BPBD Tangsel Tetapkan Status Siaga 1 Banjir di Tangerang Selatan
Minggu, 08 Mar 2026, 14:29 WIBTANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan (BPBD Tangsel) menetapkan status 'Siaga-1 Banjir' di wilayahnya. Status siaga ditetapkan karena debit air pada sejumlah daerah aliran sungai di wilayah tersebut meningkat hingga menyebabkan banjir.
Untuk itu, BPBD Kota Tangsel mengimbau masyarakat waspada banjir karena curah hujan masih tinggi. "Siaga-1 pada dua titik lokasi," kata Komandan Peleton Satgas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, Minggu (8/3).
Titik pertama, sambung Dian, berdasarkan info pantauan meteran air di Kali Cantiga, Japos, Pondok Aren pukul 12.05 WIB. Tinggi muka air mencapai 255 sentimeter, adapun titik terdampak di Jalan Raya Ceger, berpotensi banjir.
Titik kedua, lanjutnya, di Kali Angke, Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, dimana pagi tadi tinggi muka air mencapai 315 sentimeter. Dua perumahan di Kayu Gede, Kelurahan Pakujaya serta perumahan Villa Mutiara rawan terendam banjir.
Berdasarkan informasi pagi tadi tinggi muka air di Kali Serua capai 270 sentimeter. Banjir di lokasi tersebut berdampak terhadap warga di Perumahan Pondok Maharta dan Perumahan Kaveling Bulak.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melansir prakiraan cuaca potensi hujan lebat di Banten periode 4-10 Maret 2026. Keberadaan bibit siklon tropis 90S turut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Banten.
Bibit siklon tropis 90S terpantau di Samudra Hindia selatan BantenâJawa Barat. Bibit ini memiliki peluang sedang hingga tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis, dengan pergerakan ke arah timur dalam 24 jam ke depan.
Sistem tersebut membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di sepanjang Pulau Jawa.
"Sehingga mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Provinsi Banten," sebut Kepala Balai Besar Wilayah II BMKG, Hartanto. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
BAPPISUS: Pemerintah Jamin Stok Pangan dan Energi Aman
-
Jumlah warga terdampak banjir di Periuk Tangerang
-
Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Capai 1,48 Juta Unit per H-3 Lebaran
-
Tekan Stunting, Pemkot Ambon Perkuat Pendampingan Keluarga
-
DPRD Jabar Panggil BBKSDA Terkait Kematian Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo
-
Penduduk Produktif Jakarta Dominan Jadi Modal Pembangunan
-
Banjir Rendam Kota Bengkulu, BPBD Catat 2.688 Keluarga Terdampak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.