Pemkot Yogya Menjodohkan Wamira dengan Koperasi Merah Putih, Ekonomi Warga Dipacu dari Kampung

Jumat, 06 Mar 2026, 23:45 WIB

YOGYAKARTA – Upaya mengintegrasikan pengembangan Warung Milik Rakyat (Wamira) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.

Wamira pada dasarnya berfungsi sebagai ruang usaha bagi masyarakat, sementara KKMP berperan sebagai wadah kelembagaan yang mengelola aktivitas ekonomi bersama.

Ket. Foto: Ilustrasi - Petugas menata botol minyak goreng di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). — Sumber: ANTARA FOTO/ Angga Budhiyanto

Jika keduanya berjalan terintegrasi, potensi pemberdayaan masyarakat bisa menjadi lebih terarah dan berkelanjutan.

Dalam skema ini, koperasi dapat menjadi pengelola sistem distribusi, permodalan, hingga pengadaan barang bagi warung-warung rakyat.

Dengan begitu, Wamira tidak hanya menjadi tempat berdagang, tetapi juga bagian dari ekosistem ekonomi lokal yang lebih terorganisasi.

Integrasi tersebut juga berpotensi memperkuat daya saing pelaku usaha kecil, sekaligus memastikan bahwa manfaat ekonomi benar-benar berputar di tingkat komunitas.

Pemerintah Kota Yogyakarta akan mengintegrasikan pengembangan Warung Milik Rakyat (Wamira) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk memperluas distribusi bahan pokok sekaligus membantu pengendalian inflasi di daerah tersebut.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan Pemkot Yogyakarta berencana mengembangkan Wamira di tingkat kelurahan agar layanan bahan pokok lebih dekat dengan masyarakat.

"Kami ingin menambah banyak warung ini di kelurahan-kelurahan. Warung ini menjadi bagian Warung Milik Rakyat. Warung ini kami integrasikan dengan Koperasi Merah Putih," kata Hasto di Yogyakarta, Jumat (6/3).

Menurut dia, Kota Yogyakarta tidak memiliki lahan pertanian yang luas sehingga upaya ketahanan pangan dan pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan seperti di Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul yang memiliki lahan sawah.

Selama ini Pemkot Yogyakarta memiliki Kios Segoro Amarto di beberapa pasar yang menjual bahan pangan sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebagai upaya pengendalian inflasi.

Ke depan, konsep serupa dikembangkan di tingkat kelurahan melalui Wamira.

Hasto menyebut keberadaan Wamira nantinya juga dapat menjadi jalur distribusi pangan seperti beras dari Bulog maupun bantuan pangan murah dari Bank Indonesia (BI).

"Insya Allah dengan cara begitu, maka keberlanjutannya bagus, bisa menahan inflasi di Kota Yogyakarta," ujar mantan Bupati Kulon Progo itu

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai pengembangan Wamira yang akan terintegrasi dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Ia menyebut salah satu unit usaha KKMP di Kota Yogyakarta adalah gerai sembako yang nantinya dapat disinergikan dengan Wamira.

"KKMP itu mempunyai fungsi mengagregasi, mengumpulkan produk-produk UMKM. Nah, harapannya itu nanti KKMP itu bisa menyuplai juga produknya di Wamira," ucap Tri.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.