- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menteri Pertahanan Inggris...
Menteri Pertahanan Inggris Terbang ke Siprus Redakan Ketegangan terkait Serangan Drone di Pangkalan Jet Tempur Typhoon
Kamis, 05 Mar 2026, 15:42 WIBLONDON - Menteri Pertahanan Inggris, John Healey terbang ke Siprus pada Rabu (4/3) malam untuk meredakan dampak diplomatik terkait sebuah pesawat tak berawak yang lolos dari deteksi dan menabrak pangkalan Royal Air Force, yang memicu kemarahan dari para menteri setempat.
Para pejabat Inggris meyakini bahwa sebuah drone yang menghantam pangkalan RAF di Siprus berhasil menghindari deteksi dengan terbang rendah dan lambat ketika diluncurkan oleh milisi pro-Iran di Lebanon atau Irak barat.
Namun, penyelidikan belum dapat memastikan secara pasti dari mana drone jenis Shahed itu diluncurkan. Serangan itu terjadi selama pemboman balasan Iran pada akhir pekan setelah AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran, yang menewaskan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Dari The Guardian, kunjungan menteri pertahanan ini terjadi di tengah reaksi keras di Siprus atas serangan pesawat tak berawak terhadap RAF Akrotiri, yang menyebabkan evakuasi keluarga yang tinggal di pangkalan tersebut dan penguatan pertahanan.
Serangan pada hari Minggu, dan dua serangan lainnya yang dicegat kemudian pada Senin pagi, kemungkinan besar dilancarkan oleh kelompok milisi Syiah Hizbullah, yang didukung oleh Iran.
Drone tersebut, yang merupakan rancangan Iran dengan biaya rendah, digunakan sebagai kendaraan serang satu arah. Meskipun tidak ada korban luka dan kerusakan terbatas, serangan dan kegagalan untuk menghentikan drone tersebut menabrak pangkalan telah memicu kemarahan dari pemerintah Siprus. Menteri Pertahanan Siprus bertemu dengan Healey pada Rabu pagi di Nicosia.
Serangan pesawat tak berawak itu adalah yang pertama terhadap instalasi militer Inggris di pangkalan-pangkalan di pulau tersebut dalam 40 tahun terakhir. Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan bahwa pesawat tak berawak itu diluncurkan sebelum Inggris mengumumkan pada Minggu malam bahwa mereka akan mengizinkan AS untuk menggunakan dua pangkalan mereka untuk tindakan defensif terhadap Iran. Tidak ada pangkalan RAF di Siprus yang digunakan oleh pesawat pengebom AS.
Komisaris Tinggi Siprus di Inggris, Kyriacos Kouros, mengatakan negara itu "kecewa" dengan kegagalan Inggris untuk memperingatkan warga di pulau itu tentang pemogokan yang akan datang.
âKatakanlah masyarakat kecewa, masyarakat takut, masyarakat bisa mengharapkan lebih banyak,â katanya kepada BBC Newsnight. âLebih banyak kerja sama dengan pemerintah Siprus untuk memastikan insiden seperti itu tidak akan terjadi lagi.â
Pada hari Senin, Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, secara terbuka mengkritik kegagalan menghentikan drone tersebut dan mengatakan bahwa negara itu tidak berniat untuk berpartisipasi dalam operasi militer apa pun.
âIni adalah sesuatu yang harus kami katakan bahwa kami memandangnya dengan ketidakpuasan,â kata juru bicara presiden, Konstantinos Letymbiotis, pada hari Selasa, menambahkan bahwa âtidak ada klarifikasi yang jelas bahwa pangkalan-pangkalan Inggris di Siprus dalam keadaan apa pun tidak akan digunakan untuk tujuan apa pun selain alasan kemanusiaan dalam pernyataan perdana menteri Inggris pada hari Mingguâ.
Dia menambahkan: âSemua langkah yang diperlukan akan diambil untuk menyampaikan ketidakpuasan kami, baik terhadap cara penyampaian pesan ini maupun fakta bahwa kemarin tidak ada peringatan tepat waktu kepada warga Siprus yang tinggal di dekat pangkalan Akrotiri.â
Inggris telah mengirimkan kapal perusak Angkatan Laut Kerajaan â HMS Dragon â yang diperkirakan akan tiba di Siprus minggu depan, bersama dengan dua helikopter Wildcat dengan kemampuan anti-drone. Sumber pertahanan mengatakan bahwa helikopter Wildcat akan meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi dan mencegat jenis drone terbang rendah yang lolos dari deteksi pada Minggu malam.
Baik Prancis maupun Yunani telah mengerahkan dukungan militer ke negara tersebut, termasuk jet tempur F-16 serta sistem anti-rudal dan anti-drone. Keluarga-keluarga telah dievakuasi dari RAF Akrotiri dan beberapa daerah lainnya. Mereka diperkirakan akan tetap berada di luar pangkalan untuk beberapa waktu.
- Jet Tempur Typhoon
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Survei The Japan Foundation: Indonesia Menempati Peringkat Kedua Pembelajar Bahasa Jepang Dunia
-
Qatar akan Transfer Satu Skuadron Jet Tempur Eurofighter Typhoon ke Angkatan Udara Turki
-
Ribuan Umat Buddha Ikuti Detik-detik Waisak 2569 BE di Pelataran Candi Borobudur
-
Basarnas Palembang Siapkan Tim Khusus Bantu Pencegahan Karhutla
-
Pejabat Pemkab Bogor Meninggal saat Daki Bukit Paniisan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.