750 Ribu Tiket Kapal Pelni Siap Diserbu, Catat Tanggal Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Kamis, 05 Mar 2026, 07:00 WIBJAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menyiagakan sedikitnya 751.550 tiket guna mengakomodasi lonjakan pemudik pada masa angkutan Lebaran 2026. Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani memastikan sebanyak 55 armada, yang terdiri atas 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis, siap beroperasi penuh mulai 6 Maret hingga 6 April 2026 untuk menjangkau lebih dari 300 pelabuhan di seluruh pelosok Nusantara.
Dengan proyeksi puncak arus mudik yang jatuh pada 18 Maret, Pelni telah merampungkan seluruh proses teknis mulai dari docking hingga ramp check guna menjamin aspek keselamatan dan kenyamanan ribuan penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.
"Di angkutan Lebaran (tahun) ini (2026) Pelni menyediakan tiket sebanyak 751.550 tiket," kata Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani (Anda) dalam konferensi pers terkait persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026 di Jakarta, Rabu.
Anda menyampaikan persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah telah dilakukan secara menyeluruh demi memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Masa peak season ditetapkan mulai 6 Maret hingga 6 April 2026 dengan proyeksi puncak arus mudik pada 18 Maret dan puncak arus balik 2 April.
Pada periode angkutan Lebaran, Pelni mengoperasikan total 55 kapal yang terdiri atas 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis untuk melayani berbagai rute nasional.
Ia merinci armada tersebut mencakup 11 kapal kapasitas 3.000 penumpang, 10 kapal 2.000 penumpang, sembilan kapal 1.000 penumpang, serta kapal kapasitas 500 penumpang dan ro-ro.
Dari total armada tersebut, kapasitas kursi untuk satu kali keberangkatan mencapai 56.069 seat yang siap melayani lonjakan penumpang selama musim mudik.
Secara keseluruhan, Pelni memproyeksikan jumlah penumpang angkutan Lebaran 2026 mencapai 641.025 orang, sedikit menurun dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Sebanyak lebih dari 300 pelabuhan akan disinggahi oleh 55 kapal Pelni guna menjangkau wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Indonesia.
Lebih lanjut Anda memastikan seluruh armada dipastikan beroperasi penuh selama peak season dan telah menyelesaikan proses docking sebagai bagian dari persiapan teknis.
Selain itu, ramp check dilakukan oleh Kementerian Perhubungan guna memastikan setiap kapal laik laut sebelum dioperasikan melayani masyarakat.
Dari sisi operasional, Pelni juga memantau ketersediaan bahan bakar minyak untuk mendukung kelancaran perjalanan selama periode Lebaran. Kebutuhan bahan bakar reguler mencapai 18.000 kiloliter per bulan, sementara pada peak season meningkat menjadi 22.000 kiloliter.
Ia menegaskan komitmen memberikan pelayanan terbaik meskipun bertepatan dengan bulan Ramadhan dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Pelni berharap perjalanan mudik dan arus balik tahun ini berlangsung selamat, aman, dan nyaman sehingga masyarakat dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.
Melalui kesiapan armada, tiket, dan dukungan operasional, Pelni optimistis angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan mendukung mobilitas nasional secara maksimal.
- mudik lebaran
- pt pelni
- tiket pelni lebaran 2026
- mudik naik kapal laut
- puncak arus mudik 2026
- kapal perintis
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Jalan Raya Kalimalang Mulai Dipadati Pemudik Bermotor
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
-
Posko PMI Kota Semarang Melayani 15 Pemudik per Hari
-
Makin Keren Usai Direvitalisasi: Kemen PU Ajak Pemudik Kunjungi Benteng Pendem Ambarawa
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau
-
Posko Pesona Keluarga untuk Pemudik di Pelabuhan Telaga Punggur Batam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.