• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pasar Tematik Bilebante Me...

Pasar Tematik Bilebante Menjadi Pilihan Warga Belanja Takjil di Lombok

Rabu, 04 Mar 2026, 23:27 WIB

Lombok Tengah - Pasar Tematik Bilebante menjadi destinasi alternatif bagi warga yang hendak berbelanja takjil dan aneka kuliner tradisional untuk menu berbuka puasa di sekitar wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Selama Ramadhan, kami buka lapak mulai pukul 15.00 WITA hingga menjelang magrib," kata Sumarni, penjual bubur sumsum di Pasar Tematik Bilebante, Lombok Tengah, NTB, Rabu.

Ket. Foto: Pengunjung menempati fasilitas tempat duduk dan meja untuk beristirahat di Pasar Tematik Bilebante, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Rabu (4/3/2026). — Sumber: Antara

Kegiatan pasar berada di kawasan bangunan khusus yang diapit lahan persawahan. Lokasi strategis berada di tepi sawah membuah Pasar Tematik Bilebante punya pemandangan indah terutama saat senja.

Ketika hendak memasuki kawasan pasar, pengunjung harus menukarkan uang rupiah dengan mata uang khusus berbentuk koin yang terbuat dari kayu. Uang khusus itu disebut kepeng yang berfungsi sebagai alat pembayaran.

Belasan unit bangunan berukuran empat meter persegi menjadi tempat bagi para pelaku UMKM untuk berjualan aneka produk makanan dan minuman. Sebuah mushola cukup besar ada di bagian paling depan pasar dan berdekatan dengan lahan parkir kendaraan.

Para pengunjung bisa menemukan berbagai menu berbuka puasa, seperti kuliner tradisional serabi lak-lak, bubur sumsum, pecel, jamu tradisional, bakso rumput laut, ayam rangkat, hingga sambal belut dan sate jamur.

Harga makanan dan minuman relatif bersahabat berkisar dari Rp3.000 hingga paling mahal Rp15.000, sehingga sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati sajian berbuka puasa tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Salah seorang pengunjung bernama Hafidz (14 tahun) yang merupakan warga setempat mengaku sering datang ke Pasar Tematin Bilebante hanya untuk sekadar berbelanja takjil.

"Hari ini cuma dikasih Rp10.000 oleh orang tua. Kami sudah belanjakan untuk membeli jasuke (jagung, susu, keju) serta es kelapa muda," ucap Hafidz yang berkunjung bersama adiknya tersebut.

Pasar Tematik Bilebante kian memperkuat status Desa Bilebante yang sebelumnya meraih penghargaan sebagai juara umum Desa Wisata Terbaik Nasional dalam ajang Wonderful Indonesia Awards 2025 berkat konsep pariwisata hijau.

Keberadaan pasar itu menegaskan bahwa desa wisata berperan besar sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif di Kabupaten Lombok Tengah.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB Sintha Agathia berharap Pasar Tematik Bilebante dapat menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi dan destinasi wisata hijau.

Ia mengajak masyarakat untuk menyemarakkan Pasar Tematik Bilebante dengan berbelanja di sana agar ekonomi penduduk setempat bisa semakin kuat.

"Selama Ramadhan tidak perlu bingung memikirkan menu berbuka. Silahkan datang ke bazar Ramadhan Pasar Tematik Bilebante," ucap Sintha.

  • Pasar Tematik Bilebante

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.