Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik AS-Iran, Pemerintah Klaim Ada Peluang Investasi Baru

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konflik AS-Iran, Pemerintah Klaim Ada Peluang Investasi Baru Doc: ANTARA/ Putu Indah Savitri
Ket. Menteri Investasi Kepala BKPM Rosan Roeslani (kiri) memberi suvenir kepada Dubes UE untuk Indonesia Denis Chaibi di sela-sela Peluncuran EU Investment Desk” di Jakarta.

JAKARTA – Di tengah konflik antara dan Iran, penting bagi investor dan pembuat kebijakan untuk mengkaji peluang investasi secara hati-hati, bukan hanya fokus pada risiko.

Ketidakpastian geopolitik sering memicu volatilitas pasar global dan domestik serta pergeseran aliran modal ke aset aman seperti emas, obligasi, atau dolar, namun dinamika tersebut juga dapat menimbulkan peluang strategis di sektor tertentu—misalnya energi atau komoditas—yang harganya justru meningkat seiring naiknya risiko pasokan global.

Pendekatan analitis terhadap peluang investasi mencakup pemahaman perubahan pola permintaan dan harga komoditas, karakteristik aset yang tampil sebagai safe haven, serta fundamental instrumen keuangan yang potensial diuntungkan oleh konflik.

Pemerintah sendiri menyatakan bahwa setiap gejolak global harus dilihat sebagai opportunity untuk memperkuat ketahanan ekonomi atau menarik investasi yang relevan, termasuk melalui kajian dampak menyeluruh atas dinamika global terhadap iklim usaha domestik.

Dengan demikian, selain mitigasi risiko, melakukan analisis peluang investasi berbasis data, fundamental pasar, dan tren geopolitik jangka menengah menjadi kunci agar strategi investasi tidak hanya defensif tetapi juga opportunistic di tengah ketidakpastian global.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan pemerintah terus mengkaji peluang investasi baru di tengah eskalasi antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Menurutnya, setiap dinamika global tidak hanya membawa risiko, tetapi juga membuka potensi kesempatan bagi Indonesia.

"Setiap kejadian kita bisa melihat dari angle yang berbeda. Apakah ini justru membuat ada opportunity baru baik dari segi investasi, perdagangan, kita selalu melakukan pengkajian dampak-dampaknya secara keseluruhan," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3).

Rosan menegaskan, pemerintah secara konsisten mengevaluasi situasi global dari berbagai aspek, mulai dari investasi, ketahanan ekonomi, hingga stabilitas sektor lainnya.

Koordinasi lintas kementerian juga dilakukan secara intensif guna memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Ia menilai investasi memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, sehingga penguatan iklim usaha menjadi prioritas. Pemerintah, kata Rosan, juga terus menjaga disiplin fiskal, mendorong ekspor, serta memastikan proyek-proyek strategis tetap berjalan.

Terkait langkah antisipasi, Rosan menyebut bahwa pembahasan juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian teknis dan lembaga terkait.

Pemerintah memastikan seluruh skenario dampak, baik jangka pendek maupun menengah, diperhitungkan secara matang.

"Yang pasti kita kaji itu semua, mungkin dalam hal ini dari segi investasi, ketahanan ekonomi dan lain-lain," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.