Jaga Ketahanan Energi Nasional, Satgas RAFI PHE 2026 Pastikan Operasi Hulu Migas Tetap Optimal Selama Ramadan dan Idulfitri
Rabu, 04 Mar 2026, 09:55 WIBJAKARTA â PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina memastikan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) tetap berjalan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman dan andal selama masa peningkatan aktivitas tersebut.
Sebagai kontributor swasembada energi migas nasional, PHE saat ini mengelola lebih dari 80 persen aktivitas hulu migas di dalam negeri. Selain menjaga produksi, PHE juga memastikan distribusi migas berjalan lancar melalui berbagai moda transportasi, termasuk melalui kapal kargo maupun penyaluran melalui jaringan pipa.
Kegiatan operasional hulu migas juga tetap berlangsung aktif. Tercatat sebanyak 113 sumur pengembangan sedang dibor dengan dukungan 73 unit drilling rig. Selain itu, terdapat 5.310 pekerjaan workover dan well services yang dilaksanakan menggunakan 157 unit rig WOWS.
Di sisi eksplorasi, upaya penemuan sumber daya migas baru juga terus dilakukan di sejumlah wilayah prospektif, antara lain sumur eksplorasi Kampung Minyak Baru dan Almira di Sumatera Selatan, sumur LFE di Jawa Barat, dan sumur Darajingga di Jawa Timur.
âKami memastikan kegiatan operasi hulu migas tetap berjalan secara optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri. Berbagai langkah kesiapan telah dilakukan agar produksi dan distribusi energi nasional tetap terjaga,â ujar Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen di Jakarta, Selasa (3/3)
Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan andal selama periode siaga, sejumlah langkah penguatan operasional telah dilakukan, antara lain melalui peningkatan kesiapan Emergency Response Organization (ERO) beserta peralatan penanganan keadaan darurat di unit operasi, penugasan personel siaga non-emergency guna memastikan koordinasi dan kelancaran operasional.
Kemudian penerapan Fit to Work (FTW) melalui pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja serta pengelolaan kelelahan (fatigue management). Terakir, melalui penguatan pengelolaan logistik pendukung operasi, termasuk material pemboran dan kebutuhan operasional lainnya.
âKami optimis kontribusi dari Subholding Upstream Pertamina pada pasokan energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terjaga dengan baik,â tambahnya.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
- PT Pertamina (Persero)
- proyek hulu migas
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kejar Zero Accident, PDC Bekali 54 Pengemudi Ilmu Defensive Driving
-
Perkuat Transformasi Digital Perusahaan, Patra Drilling Contractor Gelar QT-PIE 9
-
Perkuat Kinerja Bisnis, Pertamina Percepat Penerapan AI dan Digitalisasi
-
Pertamina Siagakan 57 SPBU Buka 24 Jam di Bali Jelang Nyepi dan Idul Fitri
-
One Way Nasional Tol Trans Jawa Berlaku dari KM 70 hingga Kalikangkung Saat Mudik 2026
-
Denver Nuggets Kalahkan Golden State Warriors 116-93
-
Arus Mudik Dimanfaatkan Penjahat untuk Menyelundupkan Satwa Dilindungi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.