Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Taman Nasional Bunaken Libatkan Warga Jaga Kawasan dari Perusakan

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 07:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Taman Nasional Bunaken Libatkan Warga Jaga Kawasan dari Perusakan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, Catur Marbawa mengatakan, warga diikutsertakan dalam pengamanan kawasan konservasi mencegah terjadinya perusakan.

MANADO – Kepala Balai Taman Nasional Bunaken (BTNB), Catur Marbawa, mengatakan warga diikutsertakan dalam pengamanan kawasan konservasi mencegah terjadinya perusakan.

"Kami mengikutsertakan warga dalam patroli dan pengawasan melalui wadah masyarakat mitra polisi kehutanan dan kader konservasi," kata Catur di Manado, Selasa (03/3).

Bahkan, kata dia, selain warga, patroli bersama dapat dilakukan dengan melibatkan jajaran kepolisian, TNI, Imigrasi, Balai Gakum Kehutanan.

"Taman Nasional Bunaken memiliki keanekaragaman flora dan fauna sehingga harus dilindungi," kata Catur.

Dia menyebutkan kawasan dengan luasan 73.983,29 hektare tersebut memiliki potensi terumbu karang, ikan karang, lamun (seagrass) atau tumbuhan laut, maupun mangrove.

Sementara di daratan, potensi yang ada yaitu Yaki/monyet hitam Sulawesi di Pulau Manado Tua, hewan Tarsius di Pulau Manado Tua, Pulau Mantehage, serta pesisir Tongkeina). Sementara, Kuskus dapat dijumpai di Pulau Manado Tua, Pulau Mantehage, Pulau Nain, Pulau Bunaken, serta pesisir utara kawasan. 

Lanjut Catur, masih juga dijumpai Rusa di Pulau Mantehage, spesis burung seperti Kumkum, Srigunting, Kirik-Kirik, di Pulau Manado Tua, Pulau Mantehage, Pulau Bunaken, dan Pulau Nain serta tumbuhan hujan tropis dataran rendah di Pulau Manado Tua.

"Kawasan Taman Nasional Bunaken jika tetap terjaga kelestariannya, maka warga akan mendapatkan dampak ekonomi langsung melalui wisatawan yang berkunjung," ujarnya.

Menurutnya, baru-baru ini, Paus Orca (Orcinus orca) muncul di perairan Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, Selasa (24/2), sekitar pukul 10.00 Wita, dan berhasil diabadikan saat tim 'Smart Patrol' Resor Mantehage Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I.

Kemunculan Paus Orca di Taman Nasional Bunaken mengindikasikan rantai makanan laut di Taman Nasional Bunaken dalam kondisi relatif sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.