Persija Buka Suara Terkait Masalah Latihan Borneo FC Jelang Laga di JIS

Selasa, 03 Mar 2026, 15:40 WIB

JAKARTA - Persija Jakarta akhirnya memberikan keterangan resmi terkait polemik penggunaan lapangan Jakarta International Stadium (JIS) yang sempat tak bisa dipakai Borneo FC Samarinda untuk official training (OT). Situasi tersebut terjadi jelang pertemuan pekan ke-24 Super League 2025-2026 pada Selasa (3/3/2026).

Borneo FC yang berstatus sebagai tim tamu awalnya tidak diperkenankan menggunakan lapangan utama JIS untuk sesi latihan resmi sehari sebelum pertandingan. Keputusan itu memicu protes dari manajemen Pesut Etam karena merasa agenda OT telah diatur dalam regulasi kompetisi.

Ket. Foto: Persija Jakarta akhirnya memberikan keterangan resmi terkait polemik penggunaan lapangan Jakarta International Stadium (JIS) yang sempat tak bisa dipakai Borneo FC Samarinda untuk official training (OT). Situasi tersebut terjadi jelang pertemuan pekan ke-24 Super League 2025-2026 pada Selasa (3/3/2026). — Sumber: Jakarta Smart City

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menyebut timnya dipersulit karena pemberitahuan larangan datang lima menit sebelum sesi dimulai. Saat itu seluruh pemain disebut sudah berada di area stadion untuk menjalani latihan resmi.

Merespons situasi tersebut, Panitia Pelaksana (Panpel) atau LOC Persija kemudian mempersilakan Borneo FC menggunakan lapangan JIS untuk OT. Persija pun menyampaikan klarifikasi agar polemik tidak berkembang menjadi narasi yang dinilai tidak utuh.

Dalam pernyataan resminya, Persija menegaskan seluruh aspek teknis pertandingan telah dikoordinasikan sejak H-5 laga dengan Asisten Manajer Borneo FC, Farid. Koordinasi itu mencakup agenda pertandingan, termasuk lokasi pelaksanaan official training.

"Persija menegaskan komitmennya untuk selalu menyambut setiap tim tamu dengan standar pelayanan terbaik dan penuh penghormatan. Termasuk dalam menyambut tamu dari Samarinda, Borneo FC, pada pekan ke-24 Super League 2025-2026," demikian pernyataan resmi klub.

Persija juga menyayangkan munculnya narasi bahwa lokasi OT diubah secara mendadak. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu menegaskan komunikasi teknis telah dilakukan sejak Kamis (26/2/2026) atau H-5 pertandingan.

Pada H-2 laga atau Minggu (1/3/2026), LOC Persija disebut telah mengirimkan Match Program berisi agenda lengkap H-1 dan hari pertandingan. Dokumen tersebut memuat lokasi, tanggal, serta waktu seluruh kegiatan resmi sebagai acuan teknis bersama.

Terkait penggunaan lapangan latih JIS untuk official training, Persija menegaskan kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh tim tamu. Sebelumnya, Persita, Malut United, Bali United, dan PSM juga menjalani OT di lapangan latih JIS.

Persija bahkan menyebut sebagai tuan rumah mereka juga menerima perlakuan serupa dalam menjaga kondisi lapangan utama. Kebijakan itu diambil berdasarkan pertimbangan teknis untuk memastikan kualitas rumput tetap optimal saat pertandingan digelar.

"Adapun keputusan penggunaan lapangan latih JIS untuk sesi official training didasarkan pada pertimbangan teknis, yakni untuk menjaga kualitas rumput lapangan utama agar dapat disajikan dalam kondisi optimal pada hari pertandingan," tulis pernyataan tersebut.

"Upaya ini semata-mata dilakukan demi menghadirkan kualitas pertandingan terbaik bagi kedua tim, tuan rumah dan tim tamu, serta seluruh pencinta sepak bola," lanjutnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.