PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jatim untuk Hadapi Arus Mudik Lebaran
Senin, 02 Mar 2026, 07:42 WIB
TUBAN - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan kesiapan jalan nasional di Jawa Timur dalam rangka mendukung arus mudik Lebaran 2026.
"Kita harus memastikan jalan nasional di Jawa Timur dalam kondisi aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama pengendara roda dua,â ujar Dody di Tuban, Jawa Timur pada Minggu (1/3).
Menteri PU meninjau kesiapan jaringan jalan nasional di Provinsi Jawa Timur guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026.
Berbagai langkah percepatan perbaikan dan peningkatan kemantapan jalan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas selama periode puncak pergerakan masyarakat.
Total panjang jalan nasional di Jawa Timur mencapai 2.261,68 km yang tersebar dalam 358 ruas serta didukung 973 jembatan dengan total panjang 34.807,36 meter. Secara umum, mayoritas ruas berada dalam kategori baik dan sedang dengan tingkat kemantapan di atas 80 persen.
Hingga saat ini, sebanyak 13.306 titik lubang telah tertangani dari total 14.132 titik yang terdata, menyisakan 826 titik dalam proses penyelesaian.
Penanganan marka jalan juga terus dipercepat guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjelang mudik.
Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa TimurâBali juga telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, antara lain pada ruas batas Kota BangkalanâKabupaten Sampang serta kawasan Alas Baluran di Banyuwangi.
Di lokasi tersebut dilakukan penguatan pengawasan, penambahan rambu peringatan, serta koordinasi intensif bersama kepolisian dan instansi terkait guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah lokasi rawan bencana banjir dan longsor turut menjadi perhatian, seperti ruas NgoroâMojosari, PlosoâPacitanâHadiwarno, BangilâPasuruan, serta ruas perbatasan Kabupaten MalangâKota Lumajang, termasuk di segmen Turen Km 54+500 s.d. Km 60+150. Personel dan peralatan telah disiagakan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.
BBPJN Jawa TimurâBali juga menyiapkan posko jalur Lebaran di berbagai satuan kerja wilayah Jawa Timur sebagai pusat pemantauan dan koordinasi terpadu.
Dengan kesiapan infrastruktur, personel, dan peralatan tersebut, Kementerian PU memastikan konektivitas dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran tetap terjaga.
- Arus Mudik Lebaran
- PU
- Jalan Nasional di Jatim
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Sompo Indonesia tekankan pentingnya persiapan matang dan perlindungan asuransi guna antisipasi risiko perjalanan mudik Lebaran
-
PT KAI Ungkap KA Ambarawa Ekspres Jadi Primadona Rute Semarang–Surabaya
-
Antrean Truk Tujuan Sumatera Mengular di Sepanjang JLS, Tunggu Masuk Pelabuhan Ciwandan
-
Mudik awal menghindari penumpukan penumpang
-
Kemenhub Siapkan 841 Kapal Angkut 3,2 Juta Penumpang Lebaran 2026
-
Penerapan Smart Road Safety Policing untuk Arus Mudik Lebaran
-
Mengapresiasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Arus Mudik di Nagreg
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.