Mitigasi Bencana Berbasis Riset Jadi Kebutuhan Strategis Daerah
Senin, 02 Mar 2026, 03:17 WIBJAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan pentingnya penguatan kebijakan mitigasi risiko bencana berbasis riset dan inovasi dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
âPenguatan kebijakan mitigasi risiko bencana berbasis riset dan inovasi menjadi kebutuhan strategis dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan,â kata Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian melalui keterangan di Jakarta, Minggu (1/3).
Amarulla menegaskan bahwa riset dan inovasi harus menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan, agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan berkelanjutan.
Dalam konteks penanggulangan bencana di Sumatera, BRIN telah membentuk âTask Force Supporting Penanggulangan Bencanaâ sebagai wujud nyata peran lembaga melalui pendekatan ilmiah.
Amarulla melanjutkan, peran strategis BRIN diwujudkan melalui penyediaan data ilmiah dan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan pemerintah daerah.
Di tingkat daerah, jelas dia, mitigasi risiko bencana diwujudkan melalui integrasi pengurangan risiko bencana ke dalam dokumen perencanaan pembangunan seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan Rencana Kontingensi Daerah.
âDengan pendekatan ini, mitigasi tidak lagi bersifat responsif, tetapi menjadi bagian integral dari strategi pembangunan daerah,â ujarnya.
Amarulla menilai Sumatera Barat sebagai salah satu contoh praktik baik dalam implementasi kebijakan mitigasi risiko bencana di daerah. Provinsi tersebut menghadapi potensi bencana yang kompleks, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, hingga tanah longsor.
Namun demikian, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemangku kepentingan dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat mitigasi berbasis kebijakan dan kolaborasi lintas sektor.
Menurut Amarulla, pengalaman Sumatera Barat dapat menjadi model penguatan kebijakan daerah dalam mitigasi risiko bencana bagi provinsi maupun kabupaten/kota lain dengan karakteristik kerawanan serupa.
Kebijakan mitigasi yang didukung data ilmiah, perencanaan matang, serta koordinasi antarlembaga terbukti mampu meningkatkan ketangguhan daerah sekaligus memastikan alokasi anggaran yang tepat pada tahap pembangunan infrastruktur pascabencana.
Peta Risiko Bencana
Ke depan, Amarulla menyebut BRIN akan memfokuskan kebijakan penanggulangan bencana pada penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan berbasis riset, pengembangan peta risiko bencana yang dinamis, peningkatan edukasi dan diseminasi ilmu kebencanaan, serta penguatan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Ant/S-2
- Pencegahan Bencana
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.