Kabupaten Bekasi Dikepung 2.250 Ton Sampah Per Hari, Plt Bupati Siapkan Sayembara: Lapor Pembuang Sampah Liar, Dapat Hadiah

Senin, 02 Mar 2026, 17:34 WIB

KABUPATEN BEKASI - Tingginya kepadatan penduduk di Kabupaten Bekasi yang mencapai 3,3 juta jiwa membawa konsekuensi serius pada produksi sampah harian yang kini menembus angka 2.250 ton.

Menanggapi situasi yang kian mendesak ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak hanya memperketat pengawasan bersama unsur Forkopimda, tetapi juga meluncurkan skema sayembara berhadiah bagi masyarakat yang berani melaporkan aktivitas pembuangan sampah ilegal di wilayahnya.

Ket. Foto: Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menghadiri kegiatan korve Gerakan Indonesia ASRI di Kalimalang, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Senin. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkapkan rata-rata setiap warga menghasilkan 0,7 kilogram sampah per hari. Tinggi volume sampah yang dihasilkan tersebut membuat penanganan harus dilakukan secara ekstra.

"Setiap hari sudah diambil, tapi kita punya 3,3 juta penduduk Bekasi kan sangat padat. 2.250 ton per hari. Kalau kita kalkulasikan 0,7 per kilo setiap manusia di Kabupaten Bekasi. Makanya ini kita punya PR (pekerjaan rumah), tidak mudah," katanya saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Cikarang, Senin.

Dia mengatakan, titik pembuangan sampah liar atau ilegal kerap dijumpai saat melakukan peninjauan lapangan sehingga upaya penindakan diperlukan guna mencegah TPS ilegal beroperasi.

"Kita akan berikan tindakan apabila ada yang membuang sampah sembarangan. Kita sudah punya perda, jadi akan kita tindak," katanya.

Pemkab Bekasi bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) juga berencana membuat sayembara bagi masyarakat yang melaporkan pelaku pembuangan sampah ilegal. Pelapor yang informasinya terbukti benar akan diberikan hadiah.

"Biasanya mereka buang sampah malam atau subuh. Kalau ada masyarakat yang melihat dan melaporkan kepada kita, akan kita tindak dan kita beri apresiasi," katanya.

Dirinya turut mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam upaya penanganan sampah. Ke depan, operasi penertiban akan dilakukan secara gabungan bersama unsur Forkopimda, tidak hanya melibatkan perangkat daerah.

"Tidak hanya Bupati dan dinas saja, nanti kita gabung dengan Forkopimda. Ini perlu kerja bersama," kata dia.

  • kabupaten bekasi
  • asep surya atmaja
  • sampah kabupaten bekasi
  • tps liar bekasi
  • sayembara lapor sampah
  • darurat sampah bekasi

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.