- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Pramono Tegaskan ...
Gubernur Pramono Tegaskan Stadion JIS Harus Jadi Mesin Ekonomi Warga Lokal
Senin, 02 Mar 2026, 13:47 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai ruang publik yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan di kawasan JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/3).
Menurut Pramono, stadion berstandar internasional itu tidak boleh hanya dimanfaatkan untuk agenda besar berskala nasional maupun global, tetapi juga harus menjadi ruang interaksi sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Ia meminta PT Jakarta Propertindo (Perseroda) sebagai pengelola agar terus membuka akses dan melibatkan masyarakat dalam berbagai aktivitas yang digelar di kawasan tersebut.
"Walaupun berstatus stadion internasional, saya tekankan agar pengelolaannya tetap berinteraksi dengan masyarakat sekitar," ujarnya.
Pramono juga menyinggung penataan sosial di kawasan sekitar JIS, termasuk bagi warga eks Kampung Bayam yang kini telah menempati rumah susun yang disediakan pemerintah. Ia mengakui masa transisi tentu menghadirkan tantangan, terutama bagi warga yang sebelumnya menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di sekitar lokasi lama.
Namun demikian, ia berharap fasilitas hunian yang telah diberikan dapat menjadi fondasi untuk peningkatan kesejahteraan. Dengan hunian yang lebih layak dan tanpa biaya sewa, warga diharapkan dapat mengalokasikan sumber daya mereka untuk memperkuat usaha dan taraf hidup.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin menjelaskan bahwa JIS dirancang sebagai venue multifungsi yang mampu mengakomodasi kegiatan lintas sektor. Konsep tersebut memungkinkan penyelenggaraan bazar UMKM, kegiatan sosial, hingga program pemberdayaan ekonomi warga secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan selama Ramadan, Jakpro menyiapkan 4.500 paket sembako murah. Sebanyak 1.500 paket diperuntukkan bagi warga di sekitar jalur pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, sedangkan 3.000 paket lainnya didistribusikan dalam rangkaian kegiatan di kawasan JIS.
Paket sembako tersebut dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp100.000 dari harga normal Rp150.000. Kebijakan ini diharapkan membantu menjaga daya beli warga sekaligus memastikan manfaat pembangunan kawasan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Pemprov DKI Jakarta menilai optimalisasi fungsi JIS sebagai ruang publik produktif menjadi bagian dari strategi pembangunan kota yang lebih inklusif. Selain menghadirkan fasilitas bertaraf internasional, pemerintah daerah berupaya memastikan keberadaan infrastruktur besar tersebut selaras dengan kepentingan sosial dan ekonomi warga.
Dengan pendekatan tersebut, JIS diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemajuan fisik Jakarta, tetapi juga menjadi ruang yang hidup, adaptif, dan memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat di sekitarnya.
- jakpro
- Pemberdayaan Masyarakat
- Fasilitas Publik
- Jakarta International Stadium
- JIS
- Stadion JIS
- UMKM Jakarta
- Program TJSL
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Jakpro Menuju City Master Developer
-
Riset UI: Program MBG Dorong Pendapatan Warga dan Tekan Pengeluaran
-
Sisa 10 Hari! DJP Kejar 2,5 Juta SPT Lagi, Cek Cara Lapor 'Nihil' Paling Cepat di Sini
-
Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Tiongkok Terbukti Tangguh Sepanjang 2025
-
Libur Lebaran, Telaga Sarangan Diserbu Hampir 70 Ribu Pengunjung
-
Kementerian Ekraf Dukung IFEX Jembatani Furnitur Lokal ke Pasar Global
-
Bayern Percaya Diri Atasi Gladbach
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.