Bezzecchi Juara Pembuka Musim MotoGP
Senin, 02 Mar 2026, 06:57 WIBBANGKOK - Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menandai awal musim baru MotoGP dengan menjuarai grand prix pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (1/3). Start dari pole position, Bezzecchi melaju tanpa cela sejak start hingga finis. Sedangkan juara dunia bertahan Marc Marquez harus gagal finis akibat kerusakan roda di penghujung balapan.
Bezzecchi tampil dominan. Dia memimpin balapan dari awal hingga akhir dan menyentuh garis finis terdepan, diikuti pembalap KTM Pedro Acosta di posisi kedua serta rider Trackhouse Raul Fernandez di urutan ketiga. Kemenangan ini menjadi penebusan sempurna bagi Bezzecchi setelah sehari sebelumnya terjatuh pada lap kedua sprint race.
âKemarin kesalahan kecil berdampak besar. Hari ini penting untuk bangkit,â ujar pembalap Italia itu. âKecepatan saya bagus dengan ban medium. Kami bekerja sangat baik sepanjang akhir pekan, jadi saya tahu bisa cepat jika berada di depan,â tuturnya.
Sepanjang akhir pekan, Bezzecchi memang tampil impresif. Dia menjadi yang tercepat dalam tiga sesi latihan dan memecahkan rekor lap saat kualifikasi. Ini juga menjadi kemenangan grand prix ketiganya secara beruntun sejak musim lalu. Meski demikian, dia memilih tetap merendah. âIni baru balapan pertama. Kami harus tetap tenang, fokus, dan bekerja sebaik mungkin. Akan ada saat sulit nanti,â ujarnya.
Di sisi lain, drama menghantam Marquez. Pembalap Ducati itu sedang memburu gelar dunia kedelapan yang akan menyamai rekor sepanjang masa, namun harapannya di seri pembuka sirna lima lap sebelum finis. Saat berada di posisi keempat dan bersiap menyerang Acosta serta Fernandez, dia melebar di sebuah tikungan. Hentakan keras membuat ban belakangnya pecah dan velg rusak.
âSaya kurang beruntung. Tikungan itu sudah ratusan kali saya lewati saat tes dan latihan, tak pernah terjadi apa-apa,â ujar Marquez. âKetika keluar tikungan, saya langsung merasakan ban belakang meledak dan velg terkena benturan keras,â tambah Marquez.
Marquez sempat mengawali lomba dari posisi kedua, tetapi tercecer sebelum kembali merangsek ke persaingan podium. Dia mengaku berusaha mengatur kondisi fisik dan ban pada paruh awal balapan, terlebih masih merasakan efek cedera bahu yang memaksanya absen dalam empat seri terakhir musim lalu. âSaat tersisa 10 lap, saya memberikan segalanya dan mulai memangkas jarak,â ujarnya.
Namun nasib berkata lain. Dia hanya bisa menonton dari garasi tim saat Bezzecchi mengamankan kemenangan. Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, finis kesembilan, membuat Ducati gagal naik podium.
Acosta, yang sehari sebelumnya memenangi sprint setelah Marquez terkena penalti, menutup akhir pekan dengan manis. âKami harus senang karena semuanya berjalan sangat baik. Tahun lalu awal musim tidak seperti yang kami impikan,â ucap pembalap 21 tahun itu. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kabar Baik! Ducati dan MotoGP Authentics Jual Part Berlisensi Resmi untuk Penggemar Balap Motor
-
Gacor di Persik Kediri, Ezra Walian Akhirnya Kembali ke Timnas Indonesia, Ini Reaksi Marcos Reina
-
Begini Cara Memeriksa Peradangan Ginjal
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Belum Tergeser, Marc di Posisi Keempat
-
IMF Ungkap Perang Timteng akan Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Global
-
Jadwal Pekan 32 Liga Spanyol: Madrid Kontra Real Betis, Barcelona Tantang Getafe
-
Jalan Rusunawa Cakung Barat Menyempit Karena Tumpukan Sampah, Diduga Tak Ada Truk yang Angkut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.