Dari Festival ke Hiburan, Pantai Gemah Dipoles Biar Pengunjung Balik Lagi

Sabtu, 28 Feb 2026, 16:15 WIB

TULUNGAGUNG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulungagung tak tinggal diam melihat jumlah pengunjung ke Pantai Gemah yang belakangan menurun.

Salah satu langkah yang diambil adalah memperbanyak agenda dan event wisata agar suasana pantai kembali ramai dan lebih hidup.

Ket. Foto: Suasana wisata Pantai Gemah Tulungagung, Jawa Timur. — Sumber: Antara/HO - Soleh

Mulai dari pertunjukan seni, festival kuliner, hingga kegiatan komunitas, semuanya dirancang supaya ada alasan baru bagi wisatawan untuk datang.

Harapannya, orang tak hanya datang untuk menikmati pantai, tapi juga merasakan pengalaman yang berbeda setiap kali berkunjung.

Dengan cara ini, Pantai Gemah diharapkan bisa kembali jadi destinasi favorit, sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar—dari pedagang, pengelola parkir, sampai pelaku UMKM lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Ardian Candra di Tulungagung, Jumat (27/2) menyebutkan kunjungan wisatawan ke Pantai Gemah, Tulungagung dilaporkan turun hingga 50 persen setelah terhubungnya jalur lintas selatan (JLS) Tulungagung–Trenggalek yang membuka akses ke lebih banyak destinasi pantai di wilayah selatan.

Ardian Candra mengatakan sebelum JLS terhubung, Pantai Gemah bersama Pantai Bayem menjadi destinasi unggulan dengan lonjakan kunjungan signifikan saat libur sekolah maupun hari besar nasional.

"Pantai Gemah tetap menjadi unggulan di Tulungagung, tetapi persentase kunjungan wisatawan mulai menurun," ujarnya.

Berdasarkan data Disbudpar, sepanjang 2025 rata-rata kunjungan ke Pantai Gemah sekitar 8.000 orang per bulan, turun dari sebelumnya yang bisa mencapai 16.000 orang per bulan.

Ia mencontohkan pada 2024 kunjungan harian di Pantai Gemah pernah menembus 11.000 orang dalam satu hari libur, sehingga capaian rata-rata 8.000 kunjungan per bulan saat ini dinilai menunjukkan tren penurunan.

Menurut Ardian, penurunan tersebut tidak lepas dari semakin banyaknya pilihan destinasi wisata pantai yang dapat diakses melalui JLS, sehingga wisatawan memiliki alternatif tujuan selain Pantai Gemah.

Penurunan jumlah kunjungan itu juga berdampak terhadap potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Disbudpar menyiapkan sejumlah strategi, antara lain revitalisasi sarana dan prasarana di kawasan Pantai Gemah serta penambahan wahana permainan guna meningkatkan daya tarik wisata.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperbanyak kegiatan atau agenda wisata di kawasan pantai untuk menarik minat wisatawan kembali berkunjung.

"Dengan revitalisasi sarana prasarana dan penambahan agenda, kami harap kunjungan wisatawan ke Pantai Gemah dapat kembali meningkat," katanya.

  • pemkab tulungagung
  • Pantai Gemah

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.