Khofifah dan Sherly Bahas Strategi Tekan Biaya Logistik Bahan Pokok

Jumat, 27 Feb 2026, 13:14 WIB

SURABAYA - Gubernur Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Sherly Tjoanda, membahas upaya menekan biaya logistik dalam pengiriman kebutuhan bahan pokok dari Jawa Timur ke Maluku Utara yang dinilai masih tinggi. 

Khofifah menyoroti bahwa seringkali kapal dari Jatim membawa barang ke Maluku Utara, tetapi kembali dengan muatan yang kurang.

Ket. Foto: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, memberikan keterangan usai pertemuan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (27/2). — Sumber: Koran Jakarta/ Selocahyo

"Kerja sama ekonomi tentu yang tadi dibahas antara lain bahwa kapal-kapal dari Jawa Timur ini seringkali membawa barang ke sana tapi kembalinya seringkali kurang dan pelaku usaha shipping line di sini juga pernah mendiskusikan itu," katanya.

"Pelaku usaha shipping line bahkan bersedia menjemput barang jika ada. Ini menunjukkan kebutuhan Maluku Utara untuk memperluas pasar produk mereka dengan dukungan transportasi yang lebih terkoneksi, terutama melalui tol laut," ungkapnya usai pertemuan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (27/2).

Sementara itu, Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, berharap biaya logistik dari Jawa Timur ke Maluku Utara dapat ditekan. Ia mengusulkan agar armada logistik dapat membawa muatan penuh, baik saat berangkat dari Jawa Timur maupun saat kembali dari Maluku Utara.

"Oleh karena itu kita mencari solusi bagaimana supply chain-nya lebih baik, perginya penuh baliknya penuh. Harapannya bisa menurunkan biaya logistik dan harga jual di Maluku Utara untuk barang-barang yang kita ambil di Jatim," tandas Sherly.

Khofifah menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya dengan Sherly, termasuk saat retreat bersama dan misi dagang Jawa Timur ke Maluku Utara. Fokus utama adalah menindaklanjuti rencana kerja sama, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kedua provinsi.

"Terima kasih atas kunjungan Bu Sherly bersama tim Pemprov Malut. Kita melakukan lanjutan sebetulnya, lanjutan diskusi mulai dari retreat saya se-tenda dengan beliau (Sherly). Setelah itu, misi dagang pertama dari Jawa Timur ini adalah ke Maluku Utara dan waktu itu ditandatangani MoU antardinas dan saat ini ini beliau melakukan kunjungan untuk bisa menindaklanjuti dari beberapa rencana kerja sama terutama peningkatan kualitas SDM di masing-masing provinsi ini," kata Khofifah.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.