Rhoma Irama Dukung Menbud Bawa Musik Dangdut ke UNESCO
Rabu, 25 Feb 2026, 17:50 WIBJAKARTA - Raja musik dangdut Haji Rhoma Irama mendukung penuh upaya Menteri Kebudayaan Fadli Zon memperjuangkan musik dangdut ke UNESCO. Menbud saat ini sedang mempersiakan naskah akademik dan dokumen lainya mengusulkan musik dangdut sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke UNESCO.
"Sampai sekarang masih ada yang mengatakan dangdut berasal dari India dan bukan budaya kita. Saya sebagai pelaku sejarah revolusi musik dangdut bersaksi bahwa dangdut berasal dari orkes Melayu," kata Rhoma Irama.
Menurut Bang Haji (panggilan akrab Rhoma), dangdut merupakan hasil perkembangan musik Melayu yang mengalami berbagai pengaruh budaya. Hingga akhirnya membentuk karakter khas Indonesia.
Ia menyatakan kesiapannya untuk membantu Pemerintah menyusun dokumen pengajuan ke UNESCO. Salah satu bentuk dukungan yang telah dilakukan adalah pemberian penghargaan kepada sejumlah platform media yang berkontribusi memajuan musik dangdut.
"Kementerian Kebudayaan memprioritaskan pengusulan musik dangdut sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke UNESCO. Hal ini untuk memperkuat identitas budaya dan diplomasi internasional," ujar Menbud, Selasa (24/2).
Menbud mengatakan hal itu saat menerima audiensi Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) di Gedung Kementerian Kebudayaan. Pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti rencana pengajuan musik dangdut sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia ke UNESCO.
Ia menegaskan, saat ini pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan komunitas musik dangdut dalam proses pemajuan kebudayaan. Dangdut telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, sehingga memenuhi salah satu syarat pengajuan ke UNESCO.
Ketua Umum PAMDI, Rhoma Irama, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pengajuan dangdut ke UNESCO. Sekaligus menegaskan posisi dangdut sebagai musik asli Indonesia. ils/I-1
- UNESCO
- Rhoma Irama
- Menbud
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Babak Perempat Final Liga Champions 2025-2026 Diwarnai Duel Tim Raksasa
-
Dishub DIY Catat Lonjakan Kendaraan Masuk Yogyakarta dari Tol Prambanan Jelang Mudik Lebaran
-
Shams: Simbol Komitmen Arab Saudi Kembangkan Sektor Antariksa
-
5 Rekomendasi Hotel di Sekitar Jalan Gatot Subroto untuk Perjalanan Bisnis
-
Presiden Prabowo dan PM Jepang Siap Jadi Mediator Demi Perdamaian Dunia
-
Identitas Bangsa: Afghanistan Dokumentasikan Situs Warisan Sejarah Jalur Sutra
-
Meksiko Undang Raja Spanyol ke Piala Dunia 2026, Sinyal Mencairnya Hubungan Diplomatik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.