Persiapan Mudik Lebaran 2026: Pemkab Bekasi Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak di Pantura dan Kalimalang.

Selasa, 24 Feb 2026, 20:36 WIB

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengambil langkah diskresi dengan menggeser jadwal proyek fisik guna memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa percepatan pengerjaan dari semester kedua ke semester pertama ini menjadi krusial demi memastikan kelayakan jalur utama seperti Pantura dan Inspeksi Kalimalang.

Ket. Foto: Kondisi jalan rusak di Ruas KH. Raden Ma'mun Nawawi pada titik Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

"Kami telah menggeser jadwal proyek agar bisa dikerjakan dalam waktu dekat. Insya Allah sebelum Lebaran kita pastikan jalan di Kabupaten Bekasi sudah diperbaiki semua," katanya di Cikarang, Senin.

Dia menyatakan perbaikan jalan juga diupayakan melalui skema bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya pada ruas berstatus jalan provinsi seperti Jalan KH Raden Ma'mun Nawawi.

"Saya telah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar untuk memperbaiki ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan di wilayah Kabupaten Bekasi. Kita komunikasikan dengan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Provinsi Jabar," katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Komisaris Pol. Sugihartono menilai kondisi jalan di wilayah Kabupaten Bekasi saat ini masih jauh dari ideal. Lubang-lubang besar dan beton hancur kerap dijumpai bahkan di ruas lintasan pemudik maupun Tol Jakarta-Cikampek.

"Idealnya harus semakin bagus, karena setiap ada kegiatan kami evaluasi seperti apa kondisi-kondisi jalannya. Faktanya, ya agak prihatin juga," ujarnya.

Ia mengaku telah meminta kepada otoritas terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan sehingga dapat tuntas saat musim mudik dimulai atau bertepatan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

"Sudah kami sosialisasikan dalam rapat bahwa ini kewenangan tanggung jawab penyelenggaranya siapa, mereka harus tanggung jawab. Nanti pada saat Operasi Ketupat sudah tidak ada lubang," katanya.

Hasil pemantauan lapangan, kerusakan terjadi di hampir semua jalur mudik utama mulai dari Jalan Pantura sepanjang Tambun Selatan hingga Kedungwaringin yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum hingga Jalan Inspeksi Kalimalang yang menjadi kewenangan Pemkab Bekasi.

"Yang jelas setiap kawasan mulai Tambun sampai Kedungwaringin atau Pantura maupun Kalimalang ada semua. Kondisinya lubang-lubang, diameter 30 sentimeter, ada yang 20 sentimeter. Termasuk Tol Jakarta-Cikampek yang dikelola Jasa Marga," ujarnya.

Sugihartono menyebut kerusakan cukup parah juga terjadi di Jalan KH. Raden Ma'mun Nawawi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jalur provinsi itu bahkan menjadi titik rawan karena kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Kami sudah koordinasikan semua, jangan sampai nanti pada saat Operasi Ketupat, ada permasalahan di jalur provinsi itu," kata dia.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.