Hindari Gejolak Harga, Semua Kantor Wilayah dan Cabang Bulog diinstruksikan Tingkatkan Pemantauan Stok
Selasa, 24 Feb 2026, 15:16 WIBJAKARTA- Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.
 Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Cabang Bulog telah diinstruksikan untuk meningkatkan pemantauan harga dan stok di pasar rakyat maupun pasar induk di wilayah masing-masing.
âKami menegaskan bahwa Bulog hadir langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan beras dan Minyakita tersedia dalam jumlah cukup. Kami memastikan stok nasional dalam kondisi aman, dan distribusi makin kami masifkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran,â ujarnya.
Sidak pasar dilakukan oleh jajaran Kantor Wilayah dan Cabang Bulog dengan menyasar pasar tradisional dan pasar induk. Selain memantau harga, Bulog juga mengecek kualitas produk, ketersediaan stok di pedagang, serta kelancaran distribusi dari gudang ke titik penjualan.
"Untuk beras stok Cadangan Beras Pemerintah dalam kondisi sangat aman saat ini ada sebanyak 3,5 juta ton. Sementara untuk komoditas Minyakita, Bulog memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET). Distribusi Minyakita ini kami gunakan skema langsung dari gudang Bulog ke pasar guna meminimalisir rantai pasok dan menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen", tambah Ahmad Rizal.
Dalam momentum Ramadan dan Idulfitri 2026, Bulog juga mengintensifkan sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta instansi terkait guna mencegah potensi spekulasi harga dan penimbunan barang. Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang kondusif.
Bulog menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala hingga pasca-Lebaran untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga. Melalui langkah proaktif ini, Bulog berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi pangan yang aman, stabil, dan terkendali di seluruh wilayah Indonesia.
- Bulog
- gejolak harga
- Ramadan Idul Fitri (RAF)
- Harga Pangan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Kebakaran Hutan di Pontianak Kalimantan Barat
-
BULOG Gerak Cepat! Sidak Pasar Serentak Cegah Beras Mahal
-
RI Diminta Setop Jual Bahan Mentah, Kekayaan Tropis Harus Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Serempak Naik pada Selasa Ini
-
Bappeda Memilih Bus Sekolah Khusus Buat Difabel Masuk Nominasi Penghargaan
-
Kodam XXIII Palaka Wira Bangun 90 Titik Sarana Air Bersih di Sulteng dan Sulbar
-
Heboh di Bengkalis! Pemilik Kebun Sawit Jadi Tersangka, Ini Kasusnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.