Trump Kirim Kapal Rumah Sakit AS ke Greenland: 'Sedang dalam Perjalanan!'

Minggu, 22 Feb 2026, 11:13 WIB

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu (21/2), ia mengirimkan kapal rumah sakit ke Greenland, wilayah otonom Denmark yang telah lama ia idamkan dan ancam akan direbut dengan kekerasan.

Retorika Trump telah meningkatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Denmark, sekaligus menyoroti kawasan Arktik secara global karena ia bersikeras bahwa Greenland yang kaya mineral sangat penting bagi keamanan AS dan NATO terhadap Russia dan Tiongkok.

Ket. Foto: USNS MERCY adalah kapal rumah sakit berkapasitas 1.000 tempat tidur yang dioperasikan sejak tahun 1986 — Sumber: US Navy

Dia mengatakan kapal itu akan merawat banyak orang "sakit" di Greenland, tanpa memberikan rincian tentang siapa yang dia maksud atau jumlah orang yang akan dibantu oleh kapal tersebut.

"Kita akan mengirimkan kapal rumah sakit besar ke Greenland untuk merawat banyak orang yang sakit dan tidak mendapatkan perawatan di sana," tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.

"Sedang dalam perjalanan!!!" tambahnya.

Unggahan di platform Truth Social miliknya memuat gambar yang tampaknya dibuat oleh AI yang menggambarkan USNS Mercy -- sebuah kapal sepanjang 894 kaki (272 meter) yang biasanya ditempatkan di California selatan -- berlayar menuju pegunungan bersalju di cakrawala.

Tidak jelas apakah itu kapal yang sebenarnya dikirim ke Greenland.

Trump mengatakan dalam unggahan tersebut bahwa kapal itu akan dikirim berkoordinasi dengan Gubernur Jeff Landry (R-LA), yang ditunjuk sebagai utusan Trump ke pulau Arktik tersebut pada bulan Desember. 

Selama perayaan Mardi Gras di New Orleans bulan ini, Landry mengunggah foto dirinya dan dua pria di salah satu pesta dansa terkenal kota itu, sambil memegang bendera Greenland bersama-sama. 

"Senang sekali bisa menjamu beberapa orang hebat dari Greenland," tulisnya.

Awal pekan ini, Raja Denmark Frederik X mengunjungi Greenland, tempat ia telah lama menikmati popularitas, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan keinginan Trump atas Greenland.

Bulan lalu, Trump menarik kembali ancaman berulang kali untuk merebut wilayah tersebut, setelah mencapai kesepakatan "kerangka kerja" dengan kepala NATO Mark Rutte untuk memastikan pengaruh AS yang lebih besar.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.