Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pastikan Kelanjutan Program TMMD di Bengkulu Selatan

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 19:04 WIB | Oleh:
Gubernur Pastikan Kelanjutan Program TMMD di Bengkulu Selatan Doc: ANTARA/Dokumen Pribadi
Ket. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memantau pembangunan jalan TMMD di Kabupaten Bengkulu Selatan, di Bengkulu Selatan, Sabtu. (21/2)

BENGKULU -- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memastikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Bengkulu Selatan terus dilanjutkan dan diperkuat melalui penambahan dana dari APBD provinsi.

"Program TMMD ini terus kita lanjutkan. Tahun ini insyaallah akan kita tambahkan lagi sekitar Rp30 miliar dari APBD provinsi," katanya di Bengkulu, Sabtu.

Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menggelontorkan Rp11 miliar untuk program TMMD di empat desa, yakni Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis.

Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa menjadi kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil kebun dan memperlancar akses antar-wilayah.

Dia menegaskan pembangunan tersebut untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan haknya sebagai warga negara tanpa membedakan suku agama maupun profesi.

"Kita juga ingin seluruh masyarakat dapat menikmati fasilitas dan haknya sebagai warga negara. Oleh sebab itu pemerintah hadir untuk memastikan hal tersebut betul-betul diperoleh masyarakat," kata dia.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah belah.

"Kita ingin membangun Bengkulu Selatan ini secara bersama-sama. Jangan terpancing hoaks yang memprovokasi dan menebarkan kebencian," kaya dia.

Seorang warga Desa Kemang Manis, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan Hartini mengaku bersyukur dengan pembangunan jalan melalui program TMMD di desanya.

Dia mengatakan jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil kebun seperti kepala sawit serta menjadi penghubung antar-desa. 

"Alhamdulillah sekarang jalan sudah bisa dilalui. Kami jadi lebih mudah bawa hasil kebun. Dulu jalannya sulit dilewati dan cukup terjal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.