Trump akan Buka Sidang Perdana Dewan Perdamaian, Lebih dari 20 Negara akan Hadir

Kamis, 19 Feb 2026, 09:40 WIB

WASHINGTON - Lebih dari 20 negara diperkirakan akan hadir dalam pertemuan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu (18/2).

"Saya tahu ada lebih dari 20 negara [yang akan menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian pada 19 Februari], banyak yang berminat dalam hal itu," kata Leavitt dalam sebuah konferensi pers, menjanjikan daftar peserta yang tepat diberikan kemudian, bersama dengan rincian kontribusi negara-negara tersebut kepada Dewan Perdamaian.

Ket. Foto: Pada bulan Januari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. — Sumber: NDTV/Reuters

Leavitt juga mengatakan bahwa Trump dijadwalkan untuk membuka acara tersebut dengan pidato dan akan secara resmi memimpin pertemuan di awal sebelum berangkat ke negara bagian Georgia.

Pada bulan Januari, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. Menurut Gedung Putih, organisasi ini bertujuan untuk mendukung rekonstruksi Gaza dan jalan menuju perdamaian.

Presiden Trump pada hari Kamis (9/2) mengumpulkan sekutunya untuk meresmikan "Dewan Perdamaian," lembaga barunya yang berfokus pada kemajuan di Gaza.

Sekitar dua lusin pemimpin dunia atau pejabat senior lainnya telah datang ke Washington untuk pertemuan tersebut -- termasuk beberapa teman Trump yang cenderung otoriter dan hampir tidak ada demokrat Eropa yang secara tradisional mendukung inisiatif AS tersebut.

"Dewan Perdamaian" dibentuk setelah pemerintahan Trump, bekerja sama dengan Qatar dan Mesir, menegosiasikan gencatan senjata pada bulan Oktober untuk menghentikan perang dahsyat selama dua tahun di Gaza.

Amerika Serikat mengatakan bahwa rencana tersebut kini telah memasuki fase kedua dengan fokus pada pelucutan senjata Hamas -- kelompok militan Palestina yang serangannya yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel memicu serangan besar-besaran.

Kementerian Kesehatan Gaza, yang beroperasi di bawah otoritas Hamas, mengatakan setidaknya 601 orang telah tewas oleh pasukan Israel sejak gencatan senjata dimulai.

Pada pertemuan "Dewan Perdamaian", Trump diperkirakan akan merinci janji lebih dari 5 miliar dolar AS untuk Gaza, di mana sebagian besar bangunan hancur dan presiden yang dulunya seorang pengusaha properti itu secara tidak terduga menyarankan pembangunan resor.

Pertemuan tersebut juga akan membahas cara meluncurkan Pasukan Stabilisasi Internasional yang akan menjamin keamanan di Gaza.

Menurut AFP, Indonesia adalah pemain kunci, negara mayoritas Muslim terbesar, yang telah menyatakan siap mengirim hingga 8.000 tentara ke Gaza jika pasukan tersebut dikonfirmasi.

Presiden RI Prabowo Subianto ikut serta dalam pertemuan perdana di Gaza, setelah bergabung dalam acara peluncuran di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, bulan lalu.

  • Dewan Perdamaian

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.