IHSG Hari Ini Tersungkur Dipimpin Saham Teknologi, BI Tahan Bunga Tak Mampu Dongkrak Pasar!
Kamis, 19 Feb 2026, 17:52 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah dengan tekanan terbesar berasal dari sektor teknologi, mencerminkan aksi ambil untung dan kehati-hatian investor terhadap saham berisiko tinggi.
Pelemahan ini terjadi berselang beberapa menit setelah Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga acuan, yang meski sesuai ekspektasi pasar, belum cukup menjadi katalis positif jangka pendek.
Sikap wait and see investor menunjukkan bahwa sentimen global dan prospek likuiditas tetap menjadi faktor dominan dalam menentukan arah pasar, di tengah ruang kebijakan moneter domestik yang relatif terbatas.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (19/2) sore, ditutup melemah 36,15 poin atau 0,44 persen ke posisi 8.274,08 dipimpin oleh saham-saham sektor teknologi.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,524 poin atau 0,51 persen ke posisi 834,28.
âIHSG ditutup melemah di tengah pelemahan Rupiah yang berlanjut," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.
Dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate tetap di level 4,75 persen untuk kelima kalinya berturut-turut, yang sejalan dengan upaya untuk menstabilkan Rupiah yang cenderung melemah, menjaga inflasi tetap berada di kisaran target 1,5-3,5 persen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.
Ratna mengatakan kurs Rupiah cenderung melemah di tengah kekhawatiran investor terhadap fiskal Indonesia, serta potensi penurunan peringkat ekuitas dan peringkat kredit oleh MSCI dan Moody's.
Di sisi lain, inflasi Indonesia periode Januari 2026 mencapai level tertinggi sejak Mei 2023 di level 3,55 persen (yoy), sementara pertumbuhan kredit mencapai 9,96 persen (yoy).
Selanjutnya, pelaku pasar akan menantikan data Current Account periode kuartal IV-2025, yang diperkirakan membukukan surplus 2,0 miliar dolar AS dari sebelumnya surplus 4,0 miliar dolar AS pada kuartal III-2025.
Sementara itu, Indonesia dan AS dijadwalkan menandatangani kesepakatan dagang dengan kerangka kerja negosiasi yang sudah disepakati tahun lalu meliputi kesepakatan barang ekspor Indonesia yang masuk AS akan dikenakan tarif 19 persen, barang ekspor AS yang masuk Indonesia tidak dikenakan tarif, dan Indonesia akan melonggarkan syarat TKDN bagi produk AS.
Kemudian, pelonggaran impor produk pertanian AS, komitmen di sektor digital dan data pribadi, serta Indonesia akan menghapus larangan ekspor komoditas ke AS, termasuk mineral penting, dan Indonesia juga akan meningkatkan impor dari AS.
Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat dipimpin sektor barang baku yang naik 3,02 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor energi yang naik masing-masing 1,93 persen dan 0,94 persen.
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 1,11 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor properti yang turun masing-masing 1,07 persen dan 0,57 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KOCI, BRRC, ASHA, NSSS, dan HDIT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni HILL, MPPA, KPIG, RMKE, BELL.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.334.496 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 53,30 miliar lembar saham senilai Rp26,24 triliun. Sebanyak 326 saham naik, 366 saham menurun, dan 127 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 324,00 poin atau 0,57 persen ke 57.467,80, dan indeks Strait Times menguat 62,98 poin atau 1,28 persen ke 5.001,56.
Sementara itu, indeks Shanghai (Tiongkok) dan indeks Hang Seng (Hong Kong) masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
- Ihsg hari ini
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mangrove Desa Sugian Jadi Perhatian, Warga Lombok Timur Diminta Ikut Menjaga
-
Resmi Dilantik Gubernur Pramono, Cek Daftar Nama Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov DKI
-
Jadwal KRL Jakarta Kota–Bogor Berubah, Ini Rincian Lengkap Penyesuaian Terbaru
-
Rahasia Efisiensi Armada: Bagaimana MPMRent Pertahankan Tingkat Utilisasi di Tengah Dinamika Pasar
-
Akibat Cuaca Ekstrem, Jembatan Ciwarunga Terputus sehingga Ganggu Aktivitas Warga
-
Krisis Bahan Baku Tekan Industri Makanan dan Minuman
-
Kabar Buruk! Rodri dan Ruben Dias Tumbang, Manchester City Terancam Gagal Salip Arsenal?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.