Jangan Tunggu Petugas, Warga Jakarta Diminta Segera Laporkan Jalan Berlubang!

Rabu, 18 Feb 2026, 19:35 WIB

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengajak masyarakat lebih aktif melaporkan jalan berlubang di Ibu Kota. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang bisa memakan korban.

Ia menegaskan, aspek keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam penanganan infrastruktur jalan. Menurutnya, respons cepat hanya bisa dilakukan jika informasi kerusakan segera diterima.

Ket. Foto: Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat lebih aktif melaporkan jalan berlubang di Ibu Kota. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang bisa memakan korban. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Jangan sampai ada korban lagi," ujar Khoirudin beberapa waktu lalu.

Khoirudin juga menyampaikan duka mendalam atas insiden kecelakaan yang terjadi akibat jalan rusak. Ia menyatakan rasa prihatin kepada korban maupun keluarga yang terdampak.

"Saya tentu bersedih, tentu sedih atas jatuhnya korban," ucapnya.

Politikus tersebut sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang terjadi. Ia memastikan perbaikan jalan menjadi perhatian serius DPRD bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Khoirudin, laporan langsung dari warga jauh lebih efektif dibanding menunggu petugas melakukan patroli rutin. Partisipasi publik dinilai mampu mempercepat proses tindak lanjut di lapangan.

"mendingan masyarakat langsung laporkan," kata Khoirudin.

Ia menegaskan bahwa berbagai saluran pengaduan telah tersedia dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Warga tidak perlu ragu untuk menyampaikan laporan ketika menemukan jalan berlubang atau rusak.

"Bisa ke dewan, bisa ke Satlak, bisa ke lurah, atau bisa langsung Sosmed. Silakan," tutur Khoirudin.

Khoirudin menekankan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kualitas infrastruktur kota. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula perbaikan dilakukan.

Ia menyebut peran aktif masyarakat bukan sekadar membantu pemerintah, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama. Jalan yang aman, menurutnya, adalah tanggung jawab kolektif.

Selain itu, ia mendorong jajaran terkait untuk merespons laporan warga secara sigap dan terukur. Penanganan yang lambat berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi.

Khoirudin kembali mengingatkan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang. Ia berharap semua pihak lebih waspada dan responsif terhadap kondisi infrastruktur yang membahayakan pengguna jalan.

"Jangan sampai ada korban lagi," pungkas Khoirudin.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.