- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Sebut AS Tidak Perlu...
Trump Sebut AS Tidak Perlu Serang Kuba
Selasa, 17 Feb 2026, 20:18 WIBMOSKOW - Presiden AS Donald Trump pada Senin (16/2) mengatakan operasi militer terhadap Kuba tidak diperlukan.
Ia menyatakan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan apakah Amerika Serikat akan melakukan operasi yang serupa dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro beberapa waktu lalu.
"Saya tidak ingin menjawab itu. Mengapa saya harus menjawabnya? Jika memang terjadi, itu bukan operasi yang sulit, seperti yang bisa Anda bayangkan. Namun, saya pikir itu tidak akan diperlukan," kata Trump di atas Air Force One.
Pemerintah AS saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan Kuba, katanya, seraya menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio ikut terlibat dalam pembicaraan itu.
"Marco Rubio sedang berbicara dengan Kuba sekarang, dan mereka seharusnya benar-benar membuat kesepakatan, karena ini adalah masalah kemanusiaan. Ini benar-benar ancaman kemanusiaan," kata Trump, seraya menyiratkan bahwa Kuba ingin mencapai kesepakatan.
Pada 3 Januari, pasukan AS menyerang Venezuela untuk menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Pasangan itu kemudian dibawa ke New York.
Trump mengatakan Maduro dan Flores akan diadili karena diduga terlibat dalam "narko-terorisme" dan dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional AS. Ant/Sputnik/RIA Novosti
Berita Terkait:
-
Mahkamah Konstitusi Tolak Permohonan Roy Suryo dkk terkait Uji KUHP-UU ITE
-
AS Mendakwa Mantan Pemimpin Kuba Raul Castro dengan Tuduhan Konspirasi Pembunuhan Warga AS
-
Kehidupan Masyarakat Kuba Terhantam Dampak Krisis Energi
-
Trump Izinkan Russia Kirim Minyak ke Kuba
-
Tim SAR Lakukan Pencarian Warga Depok Terseret Arus di Pantai Kayakas
-
Sheinbaum Dukung Diplomasi Damai untuk Redakan Ketegangan AS-Kuba
-
Kuba di Ambang Krisis, AS Melunak Izinkan Bantuan Minyak dari Russia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.