Liga Champions: Monaco vs PSG, Duel Sesama Klub Prancis di Panggung Eropa, Luka Lama dan Ambisi Baru
Selasa, 17 Feb 2026, 08:00 WIBMONTE CARLO â Pertandingan sesama wakil Prancis mewarnai babak play-off Liga Champions saat AS Monaco menjamu juara bertahan Paris Saint-Germain di Stade Louis II, rabu (18/2) dini hari WIB.
Ini menjadi pertemuan kontinental pertama kedua tim, meski Monaco memiliki modal psikologis setelah menang tipis 1-0 atas PSG di Ligue 1 pada November 2025 di venue yang sama.
Untuk musim kedua beruntun, Monaco menembus fase gugur Liga Champions â capaian yang patut diapresiasi mengingat kampanye fase liga mereka berjalan tidak stabil.
Tim asuhan Sebastien Pocognoli membuka perjalanan Eropa tanpa kemenangan dalam tiga laga awal (dua imbang, satu kalah). Mereka sempat bangkit lewat dua kemenangan dari tiga laga berikutnya, tetapi itu menjadi satu-satunya kemenangan dalam total delapan pertandingan.
Kekalahan telak 1-6 dari Real Madrid di Santiago Bernabeu sempat mengguncang mental tim. Namun hasil imbang tanpa gol kontra Juventus di laga terakhir cukup untuk mengamankan posisi ke-21, unggul satu poin dari batas eliminasi.
Kini, Monaco membidik tiket 16 besar untuk keenam kalinya dalam 11 partisipasi Liga Champions. Namun mereka dibayangi catatan buruk di fase gugur: lima kekalahan beruntun dalam duel dua leg terakhir di kompetisi Eropa, termasuk agregat 3-4 dari Benfica pada tahap yang sama musim lalu.
Meski begitu, performa kandang memberi secercah harapan. Monaco tak terkalahkan dalam empat laga kandang terakhir di Liga Champions (satu menang, tiga imbang), dengan tiga clean sheet beruntun. Akhir pekan lalu, kemenangan 3-1 atas Nantes menegaskan kekuatan mereka di Stade Louis II, meski itu baru kemenangan kedua dalam delapan laga terakhir di semua ajang.
Di kubu lawan, PSG datang dengan luka segar usai kalah 1-3 dari Rennes. Hasil itu membuat tim asuhan Luis Enrique turun ke posisi kedua Ligue 1 dan menandai kekalahan ketiga mereka dalam 10 pertandingan sepanjang 2026.
Les Parisiens juga tersingkir dari Coupe de France oleh rival sekota Paris FC, serta kalah 1-2 dari Sporting Lisbon di fase liga Liga Champions. Hasil imbang 1-1 kontra Newcastle United pada laga terakhir fase liga membuat PSG finis di posisi ke-11, dua poin di luar delapan besar yang lolos otomatis.
Musim lalu, PSG melibas Brest dengan agregat 10-0 di fase play-off yang sama, pengalaman yang bisa menjadi suntikan kepercayaan diri. Secara statistik, mereka memenangi 10 dari 15 laga gugur terakhir di Liga Champions dan meraih tujuh kemenangan dari 10 laga tandang terakhir di kompetisi ini.
Namun lawatan ke Monaco kerap menyisakan cerita pahit. PSG hanya sekali menang dalam enam kunjungan terakhir ke Stade Louis II, termasuk kekalahan pada November lalu.
Monaco mendapat kabar baik dengan Aleksandr Golovin yang tetap bisa tampil di Eropa meski mendapat kartu merah di liga domestik. Namun badai cedera masih menghantui: Lukas Hradecky, Takumi Minamino, dan Mohammed Salisu absen karena masalah lutut, sementara Kassoum Ouattara, Eric Dier, dan Paul Pogba menepi akibat cedera betis.
Bek Thilo Kehrer, mantan pemain PSG dengan lebih dari 100 penampilan antara 2018â2022, dipastikan memiliki motivasi tambahan menghadapi mantan klubnya.
PSG tanpa Quentin Ndjantou (hamstring) dan Fabian Ruiz (lutut). Namun Ousmane Dembele tetap menjadi andalan setelah mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir. Catatannya kontra Monaco impresif: tujuh gol dalam sembilan penampilan, rekor terbaiknya melawan satu lawan.
Dengan kedua tim membawa kekuatan menyerang dan catatan inkonsisten, leg pertama ini berpotensi menyajikan duel terbuka. Monaco ingin mematahkan kutukan fase gugur, sementara PSG berambisi menegaskan status juara bertahan.
Di Stade Louis II, pertarungan ini bukan sekadar soal supremasi nasional, tetapi juga pembuktian siapa yang lebih siap melangkah jauh di Eropa.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Preview Munchen Vs PSG Leg ke-2 Kamis Dini Hari, Laga Gila Final Kepagian
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
Reformasi PSG di era Luis Enrique Berbuah Manis sebagai Kampiun Eropa
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Paris Saint-Germain Raih Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.